“Dengan potensi basis pengguna yang lebih besar dan tingkat pertumbuhan tercepat saat ini, kami mengalihkan tim dan sumber daya hampir sepenuhnya ke mobile untuk terus mempercepat adopsi di sana,” tulis Bosworth.
Meski demikian, Meta menegaskan tidak sepenuhnya meninggalkan pengembangan headset VR. Menurut Bosworth, unit VR tetap beroperasi, namun dalam struktur yang lebih ramping dan datar. Peta jalannya akan dibuat lebih fokus agar keberlanjutan bisnis jangka panjang tetap terjaga.
Langkah efisiensi ini menambah daftar penyesuaian yang dilakukan perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg tersebut. Di tengah pergeseran strategi teknologi, Meta terus merapikan organisasi sambil mengarahkan investasi ke sektor yang dinilai memiliki pertumbuhan pengguna paling cepat.