Tragedi Maut Longsornya Tambang Pondi: Duka Penambang Asal Banten dan Momen Menegangkan Pencarian Korban Terakhir..

Kamis 05-02-2026,15:00 WIB
Reporter : M. Rafa Nugraha
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Tim SAR gabungan kini memusatkan tenaga untuk mencari satu korban tersisa di Pondi. 

Operasi pencarian korban longsor tambang timah ini memasuki hari ketiga pada hari Rabu, 4 Februari 2026.

Empat unit ekskavator berat dikerahkan untuk menggali tanah yang kondisinya sangat labil. 

"Hari ketiga ini ada satu lagi korban masih dicari. Ada penambahan satu ekskavator jadi empat yang bekerja di lokasi," ungkap Rusmansyah selaku Kepala BPBD Bangka, pada hari Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA:GBLA Bergemuruh! Istri Kurzawa Menangis Haru Disambut Ribuan Bobotoh, Layvin: Sungguh Luar Biasa!

Tanah di lokasi tambang diketahui sangat tidak stabil sehingga petugas wajib ekstra waspada. 

Kontur area tambang darat ini didominasi bekas galian curam dan tumpukan longsoran. 

"Semoga pencarian hari ini berjalan lancar dan korban bisa segera ditemukan," kata Rusmansyah. 

Sebelumnya enam jenazah penambang asal Banten telah berhasil dievakuasi ke RSUD Depati Bahrin.

BACA JUGA:4 Rahasia di Balik Manisnya Jagung yang Bikin Tubuh Kamu Makin Sehat!

Mikel Rachman Junika selaku Kepala Kantor SAR Pangkalpinang berkomitmen mengoptimalkan segala daya upaya demi menemukan korban terakhir. 

Namun medan yang terus bergerak menjadi tantangan terberat bagi tim di lapangan. 

"Pencarian terhadap para penambang kami lakukan semaksimal mungkin. Semalam tiga orang berhasil ditemukan, sehingga kini tersisa satu penambang yang masih dalam pencarian," sebut Mikel.

Mikel menambahkan bahwa risiko tinggi mengintai karena tanah sewaktu-waktu bisa kembali bergeser.

BACA JUGA:Oppo Watch S Resmi Hadir: Bodi Tipis, Baterai Tahan 10 Hari!

Kategori :