Ketegasan moral, kata Roy, adalah bentuk kesetiaan pada prinsip yang diwariskan para ulama. Dunia boleh berubah dan peta politik boleh bergeser, tetapi prinsip etik tidak boleh diputar mengikuti arah angin.
NU seharusnya berbicara dengan bahasa kebenaran, bukan hanya bahasa yang enak didengar kekuasaan.
“Amanah keulamaan diuji dengan membela kebenaran, keadilan, yang tertindas, dan melawan kezaliman mesli berseberangan dengan arus besar dunia,” kata Roy.
Ia menambahkan dukungan terhadap surat terbuka tersebut terus mengalir dari berbagai daerah. Hingga kini surat itu belum dikirim secara resmi ke PBNU dan masih beredar di kalangan internal warga NU di tingkat akar rumput.