Sekolah di Banten Perketat Aturan Bawa Ponsel: Bukan Cuma Murid, Guru Juga Wajib Patuhi!

Selasa 03-02-2026,09:00 WIB
Reporter : M. Rafa Nugraha
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Dinas Pendidikan Banten resmi melarang penggunaan ponsel di lingkungan sekolah. 

SMAN 1 Banjarsari merespons cepat dengan membentuk tim khusus. 

Sosialisasi aturan segera dilakukan kepada komite dan orang tua. 

"Sesuai arahan surat, langsung kami laksanakan. Kami membentuk tim task force untuk menyusun SOP, juknis, dan melakukan sosialisasi dengan mendengarkan masukan dari guru serta orang tua melalui komite sekolah. Hasilnya nanti akan dimasukkan ke dalam tata tertib sekolah," ungkap Dudi Wahyudi selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Banjarsari, pada hari Selasa, 2 Januari 2026.

BACA JUGA:Oppo Reno 15F 5G: Si Bungsu Harga 5 Jutaan yang Nekat Bawa Baterai 7.000 mAh!

Proses belajar mengajar tetap didukung oleh teknologi digital sekolah. 

"Sambil menyiapkan formula optimalisasi PID (Papan Interaktif Digital) Merah Putih dalam pembelajaran oleh guru untuk mendukung digitalisasi sekolah," sebutnya.

Sekolah menyediakan sumber belajar terpusat melalui fitur Ruang Murid. 

Fasilitas informasi ini dapat diakses bersama di dalam kelas.

BACA JUGA:Intip Bocoran Wujud dan Spesifikasi Samsung Galaxy A57: Siap Gebrak Pasar Smartphone 2026?

SMAN 2 Rangkasbitung ternyata telah lebih dulu menerapkan aturan ini. 

Pembatasan ponsel di sana sudah berjalan selama dua tahun. 

"Di SMAN 2 Rangkasbitung pembatasan ponsel sudah tahun kedua dan alhamdulillah mendapat dukungan orang tua,” jelas Eneng.

Siswa wajib menitipkan gawai mereka kepada petugas khusus sekolah.

BACA JUGA:HP Tiba-Tiba Tidak Ada Suaranya Padahal Volume Full? Jangan Panik, Ini Solusinya!

Kategori :