Sementara itu, dua korban selamat lainnya, Hamdan dan Muhadi, masih menjalani perawatan intensif. Keduanya menderita luka-luka di bagian tubuh akibat tertindih material masjid.
Kondisi kedua korban kini terus dipantau oleh tim medis. Pihak berwenang setempat juga sudah mengamankan lokasi masjid agar tidak ada warga yang mendekat sementara waktu.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat. Meski tujuannya mulia untuk gotong royong, faktor keselamatan bangunan dan prosedur renovasi harus tetap menjadi prioritas utama.
Polisi dan pihak terkait kabarnya akan mendalami penyebab pasti ambruknya bangunan tersebut. Apakah ada kesalahan struktur atau faktor lain yang memicu tragedi di awal tahun 2026 ini.