BACA JUGA:Catat! Meskipun Sudah Bayar Iuran, 5 Operasi Ini Tetap Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
4. Mengenali Pola Overthinking dan Teknik Relaksasi
Cara keempat adalah memahami sendiri kapan overthinking mulai terjadi sehingga seseorang bisa segera mengambil langkah untuk menghentikan pikiran negatif dengan teknik relaksasi seperti napas dalam, meditasi singkat, atau mindfulness.
Overthinking sering muncul saat pikiran mengulang kekhawatiran atau memikirkan masa depan yang belum nyata, sehingga mengenali pola ini membantu seseorang sadar kapan harus berhenti dan kembali ke kondisi saat ini.
Teknik pernapasan yang dilakukan di tempat yang nyaman, dengan menarik napas dalam melalui hidung lalu hembuskan perlahan, terbukti bisa menenangkan saraf dan membantu sistem saraf parasimpatis mengambil alih respon tubuh dari reaksi stres.
BACA JUGA:Waduh! Banyak yang Menyesal, Ini Jurusan Kuliah yang Paling Bikin Lulusannya Kecewa
5. Menetapkan Batas Waktu Khawatir
Kelima, menetapkan batas waktu tertentu setiap hari untuk memikirkan hal yang mengganggu pikiran dapat membantu seseorang berhenti terjebak dalam lingkaran overthinking yang terus berulang.
Misalnya, memberi waktu 15–30 menit setiap hari untuk refleksi dan berpikir intens kemudian segera mengalihkan fokus pada aktivitas produktif lainnya sehingga pikiran tidak terus menerus memutar skenario yang sama.
Setelah waktu tersebut selesai, orang dianjurkan untuk kembali ke kegiatan nyata seperti bekerja, berkreativitas, atau melakukan hobi yang disukai supaya energi mental lebih positif dan tidak stagnan.