POSTINGNEWS.ID —-- Kritik tajam terhadap Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution kembali mencuat setelah tokoh Nahdlatul Ulama, Umar Sahadat Hasibuan atau Gus Umar, menyoroti banjir yang mengepung Kota Medan. Kritik itu disampaikan langsung melalui unggahan di platform X.
Dalam komentarnya, Gus Umar menilai bahwa masalah banjir yang terus terjadi merupakan bukti buruknya penanganan sejak Bobby masih menjabat Wali Kota Medan.
Ia menilai tidak ada upaya signifikan yang dilakukan pemerintah daerah.
Ia bahkan menyampaikan kritik menggunakan kalimat lugas yang mencerminkan kekecewaan terhadap kebijakan penataan kota.
Baginya, banjir Medan bukan kejadian mendadak, melainkan masalah yang dibiarkan bertahun-tahun.
BACA JUGA:Setahun Berkuasa, Prabowo Klaim Prestasi Sudah Terbukti, Publik Disuruh Ikut Bangga
“Hei Bobby Nasution kau jadi wali kota Medan gak ada kau benahi banjir di medan,” tulisnya dikutip Jumat (28/11/2025). Komentar ini langsung memicu diskusi publik di media sosial.
Gus Umar menilai pembenahan kota lebih penting daripada pembangunan proyek yang tidak mendesak.
Ia menekankan perlunya prioritas dalam penganggaran untuk menghadapi risiko banjir yang semakin besar setiap tahun.
BACA JUGA:NasDem Teriak Darurat Nasional, Pemerintah Masih Pegang Payung Sambil Lihat Langit
Ia bahkan menyinggung bahwa pembangunan tertentu justru berujung pada operasi tangkap tangan pejabat dinas terkait, sehingga menambah daftar persoalan tata kelola pemerintahan di daerah tersebut.
“Sekarang daripada kau bangun jalan yang akhirnya Kadismu di-OTT @KPK_RI mending kau benahi kota Medan supaya gak banjir,” tuturnya. Pernyataan ini membuat kritiknya semakin keras.
Gus Umar juga meminta Bobby memanggil para ahli untuk membantu menemukan solusi yang tepat.
Menurutnya, masalah banjir membutuhkan pendekatan teknis yang tidak bisa ditangani dengan kebijakan dangkal.
BACA JUGA:Banjir Besar di Sumut, DPR Asal Tapanuli Ini Baru Sebatas Menduga karena Perambahan Hutan