Wow! Sudah Lolos Uji Kemenkes Alat Ukur Kekuatan Otot Manusia yang Diciptakan Undip
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Alat inovatif bertajuk MyoMES yang berfungsi mengukur kekuatan otot berhasil diciptakan oleh Universitas Diponegoro (Undip). Awal mulanya alat ini dibuat supaya bisa mendeteksi kesalahan amputasi otot. Tetapi, MyoMES dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi stroke serta stunting seiring berjalannya waktu. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sudah menyatakan lulus uji untuk MyoMES. Alat tersebut diharap bisa mendorong kemandirian penyediaan alat kesehatan agar Indonesia tidak bergantung dengan produk impor. Pengembangan MyoMES juga mendapatkan pendanaan dari program Matching Fund-Kedaireka dari 2022 sampai 2023, seperti yang dijelaskan oleh Ditjen Dikti Kemendikbudristek lewat Instagram resmi 21 Agustus 2023. Ketua Tim peneliti Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi (PUI-PT) Undip Dr Rifky Ismail mengembangkan MyoMES mulai dari 2015. Produk ini dapat digunakan untuk mengukur kontraksi otot di berbagai titik seperti tangan, kaki, leher, dan lainnya. BACA JUGA:Mahfud MD Blak-blakan Soal Praktik Lobi-melobi dalam Proses Peremcanaan APBN: Beda dengan Zaman Soeharto Bisa Ukur Level Kekuatan Otot MyoMES disebut memiliki keunggulan mampu mendeteksi masalah otot pada manusia tanpa efek samping, sedangkan cara memakainya hanya tinggal menempelkan konektor ke tangan, lalu akan menunjukan tingkat kekuatan otot tangan pengguna. "Ketika pengguna mengepalkan telapak tangannya, maka akan tampak level kekuatan otot tangan pengguna yang akan terbaca selama 5 detik," tutur Hartanto salah satu bagian dari tim Universitas Diponegoro, dipansir dari situs resmi Dikti Kemdikbud. Para peneliti dari Undip itu selanjutnya akan mengembangkan MyoMES. Mereka akan menciptakan aplikasi realtime yang terukur dan bisa mendeteksi penderita stunting. Adapun aplikasi yang akan mengembangkan MyoMES yaitu Internet of Things dan menjadi suatu sistem artificial intelligence. Diharapkan pengembangan MyoMES dapat mendorong upaya penurunan angka stunting di Tanah Air, sekitar 14 persen di tahun 2024. BACA JUGA:Menarik! Kemendikbud dan Harvard University Hadirkan Pelatihan Digital Buat Guru, Cek Syaratnya Disini "Kalau bisa ke depannya MyoMes akan dikembangkan Internet of Things (IoT)-nya menjadi sistem artificial intelligence sehingga tenaga kesehatan bisa mendeteksi anak stunting tanpa merasa kesulitan," tutur Hartanto.Wow! Lolos Uji Kemenkes Alat Ukur Kekuatan Otot Manusia yang Diciptakan UNDIP
Selasa 22-08-2023,21:15 WIB
Reporter : Ana Sofiana
Editor : Tyo Sulistio
Tags : #universitas diponegoro
#undip
#penemuan terbaru
#kemenkes
#alat ukur kekuatan otot
#alat kesehatan
Kategori :
Terkait
Selasa 27-01-2026,10:41 WIB
Kasus Virus Nipah di India Melonjak, WHO Beri Alarm Waspada Internasional
Selasa 27-01-2026,06:00 WIB
Kabar Gembira! Kemenkes Targetkan 136 Juta Warga Dapat Cek Kesehatan Gratis 2026
Kamis 22-01-2026,10:28 WIB
Waspada! Kemenkes Rilis Sebaran Super Flu, Daerah Ini Paling Banyak Kasus
Kamis 18-12-2025,13:50 WIB
Banjir Surut, Bahaya Mengintai di Pengungsian, Kemenkes Ingatkan Ancaman Leptospirosis
Terpopuler
Sabtu 07-02-2026,11:24 WIB
Geger! 2 Janin Tak Bernyawa Terbawa Saluran Kotoran Apartemen Malang
Sabtu 07-02-2026,23:19 WIB
Ratu Rizky Nabila Terpikat Sejak Pandangan Pertama, Ngaku Tak Tahu Pesulap Merah Sudah Beristri
Sabtu 07-02-2026,16:37 WIB
Di Balik Kejahatan Seksual Jeffrey Epstein, Mimpi Mengerikan tentang Pabrik Manusia
Sabtu 07-02-2026,12:03 WIB
Jutaan Peserta PBI Nonaktif, Pemerintah Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien
Sabtu 07-02-2026,16:54 WIB
Misteri Ucapan Sahabat Lula Lahfah di Unggahan Mantan Pacar, Publik Bertanya-tanya
Terkini
Minggu 08-02-2026,11:00 WIB
Kutip Surat Ar-Ra’d Ayat 11, Prabowo Ajak Ulama-Umara Bersatu Selamatkan Bangsa
Minggu 08-02-2026,11:00 WIB
Investasi Gadget 2026! 3 Rekomendasi iPhone Paling 'Worthed' yang Masih Sangat Gahar Buat 5 Tahun ke Depan
Minggu 08-02-2026,10:50 WIB
Prabowo Titah Zulhas Jaga Harga Sembako Jangan Sampai Naik Jelang Ramadan
Minggu 08-02-2026,10:41 WIB
Prabowo Tegaskan Tak Ada Bangsa Bisa Maju Jika Pemimpinnya Tak Rukun
Minggu 08-02-2026,10:32 WIB