Di Hadapan Developer, Jokowi Ungkap Klaim 'Nekat' Soal IKN

Rabu 09-08-2023,20:24 WIB
Reporter : Maulana Ali Firdaus
Editor : Deden Rinaldi

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa proyek pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur merupakan proyek terbesar di dunia.
 
Jokowi mengemukakan pandangan ini saat membuka acara Musyawarah Nasional Real Estat Indonesia (REI) di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan.
 
IKN Nusantara dianggapnya sebagai proyek terbesar yang ada saat ini dan diyakini akan menjadi sentra ekonomi baru.
 
"Di dunia sekarang ini proyek terbesar yang ada itu cuma satu di Indonesia, yang namanya Ibu Kota Negara Nusantara," kata Jokowi, Rabu (9/8).
 
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengajak para pengusaha untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan pengembangan IKN Nusantara.
 
BACA JUGA: Prabowo Sebut Komentar Pedas Rocky Gerung ke Jokowi Gegabah dan Emosional
 
Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 34 ribu hektare lahan yang dapat dibeli di lokasi tersebut.
 
Jokowi juga mengarahkan para pengembang yang berminat untuk membangun IKN Nusantara agar dapat menghubungi Wakil Kepala Otorita IKN Nusantara, Dhony Rahajoe, dan jajaran Otorita IKN yang turut hadir dalam acara tersebut.
 
Selain itu, Jokowi menyoroti pentingnya sektor properti, real estat, dan konstruksi dalam perkembangan ekonomi Indonesia.
 
Ia mencatat bahwa sektor ini memiliki ketahanan dan daya saing yang kuat, terutama dalam menghadapi perlambatan ekonomi global.
 
Kontribusi sektor properti terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 16 persen, dengan kontribusi ekonomi tahunan sekitar Rp2.300-2.800 triliun.
 
BACA JUGA: Giring Kode Mundur Sebagai Ketua Umum PSI, Gara-Gara Prabowo Kah?
 
Presiden Jokowi menekankan bahwa sektor properti juga memiliki dampak positif terhadap lapangan kerja, mencapai antara 13 hingga 19 juta orang yang terlibat dalam perputaran ekonomi di sektor tersebut.
 
Melalui pembangunan IKN Nusantara dan dukungan terhadap sektor properti, Jokowi berharap dapat menciptakan pusat ekonomi baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
 
"Ini memberikan kontribusi dari 16 persen dari PDB ekonomi kita," tutup Jokowi.
Kategori :