Apa Manfaat Puasa Senin Kamis? Buya Yahya Bilang Begini, Simak Ya!

Senin 07-08-2023,12:00 WIB
Reporter : Restu Herlambang
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, POSTINGNWS.ID - Selain menunaikan ibadah puasa wajib di Bulan Ramadhan, umat Islam juga memiliki ibadah puasa sunnah, yakni puasa di hari Senin dan Kamis. 

Penentuan dua hari ini berkaitan erat dengan kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Buya Yahya menjelaskan, bahwa puasa Senin dan Kamis tidak hanya memiliki akar sejarah yang kuat, melainkan juga terdapat raham manfaat luar biasa yang mungkin tak banyak diketahui. Salah satunya terhadap kesehatan tubuh manusia.

BACA JUGA:Pemerintah Indonesia Siap Salurkan Bantuan Sosial PKH Tahap 3 dan BPJS Kesehatan! Berikut Syarat, Sasaran, dan Cara Cek Penerima Bansos

Puasa sunnah Senin Kamis, menurut Buya Yahya merupakan puasa yang menjwdi rutinitas Nabi Muhammad SAW. 

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mengikuti agar manfaatnya juga tersebar luas kepada mereka yang meneladani prilaku baik Baginda Nabi. 

Lantas apa yang menjadi alasan Rasulullah SAW rutin berpuasa di hari tersebut? Buya Yahya menjelaskan bahwa Senin dan Kamis berkaitan dengan hari kelahiran nabi dan turunnya wahyu pertama kali. 

Seperti diketahui, Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada hari Senin, 571 M di Arab Saudi. 

BACA JUGA:Siap-Siap! Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 dan 4 Segera Cair

Maka, hari kelahiran ini lah yang menjadi alasan bahwa hari tersebut bermakna dalam. 

"Makanya yang tidak bisa mengagungkan kelahiran nabi, dia harus paham hadits ini. Kalau tidak ada perlu dan tidak ada nilainya pada kelahiran nabi, tak perlu disebut," kata Buya Yahya dikutip kanal YouTube Al-Bahjah TV. 

Alasan lainnya yang tak disadari umat muslim adalah di mana Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu pertama pada hari Senin.

Makna ini patut didalami oleh umat muslim karena menjadi sebuah keagungan Nabi Muhammad diutus untuk membimbing umat muslim melalui wahyu tersebut. 

BACA JUGA:Apa Saja Obat Pilek Herbal Alami? Cek di Sini Yuk

"Jadi kemulian ada di saat hari kelahiran baginda nabi Muhammad saw dan kemudian saat nabi diutus," ujarnya.

Kategori :