PKS Tegaskan Tidak Boleh Ada Usulan Pilkada 2024 Ditunda: Idenya Berbahaya!

Kamis 13-07-2023,19:03 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menganggap usulan Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja untuk menundaan Pilkada 2024 sangat berbahaya.

Anggota Komisi II DPR itu meminta agar Pilkada 2024 tetap digelar pada November 2024 mendatang.

Ia pun sampai menyebutkan tiga alasan mengapa usulan untuk menunda Pilkada sangat berbahaya.

BACA JUGA:Ditanya soal Maju Pilkada DKI Jakarta, Ridwan Kamil Bilang Begini

"Pertama, ide penundaan berbahaya karena kesepakatan kita sudah lama menetapkan tanggal bahkan 24 November 2024 dan ini perintah Undang-Undang," ucap Mardani saat ditanya wartawan pada Kamis, 13 Juli 2023.

Menegaskan lagi, Mardani Ali Sera menuturkan kalau semua pihak sudah menjadi terbiasa dengan pelaksanaan Pilkada.

Apalagi, katanya, dengan ditundanya Pilkada bakal membuat masyarakat semakin lama tak punya pemimpin definitif.

BACA JUGA:Anies Baswedan Bikin Utang Rp 50 Miliar Buat Pilkada, Abu Janda Nyeletuk: Kalau Jadi Presiden Utang RI Bisa Tembus Rp 50 ribu Triliun

"Kedua, kita sudah terbiasa melaksanakan Pilkada. Saat pandemi 2020, kita sukses melaksanakan dengan tingkat partisipasi yang tinggi," papar Mardani.

"Ketiga, kian ditunda kian lama masyarakat tidak punya pemimpin definitif," tuturnya menambahkan.

Sebelumnya Rahmat Bagja mengusulkan untuk dapat membahas opsi penundaan Pilkada dalam Rapat Koordinasi Kementerian dan Lembaga Negara.

Diketahui rapat tersebut berlangsung di Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta pada Rabu, 13 Juli 2023.

BACA JUGA:Ramai Manuver Politik Jelang Pilpres dan Pilkada, Siti Zuhro: Politik itu Pakai Etika

Bagja merasa khawatir apabila Pilkada tetap dilangsungkan pada November 2024.

"Kami khawatir sebenarnya Pemilihan 2024 ini karena pemungutan suara pada November 2024 yang mana Oktober baru pelantikan presiden baru tentu dengan menteri dan pejabat yang mungkin berganti," ujar Bagja.

Kategori :