Polri dan PSSI Kompak Berantas Mafia Bola, yang Melanggar Kena Blacklist Seumur Hidup

Selasa 27-06-2023,18:57 WIB
Reporter : Maulana Ali Firdaus
Editor : Deden Rinaldi

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen menyelidiki secara menyeluruh setiap laporan yang mencurigakan terkait kecurangan dalam pertandingan sepak bola di semua tingkatan liga di Indonesia.
 
Satuan Tugas Antimafia Bola Polri akan bertanggung jawab atas penyelidikan dugaan pengaturan skor dan kecurangan lainnya.
 
Pada Senin (26/6), Listyo mengungkapkan bahwa mereka telah membentuk satuan tugas yang akan terus bergerak untuk mengawasi dan mencegah terjadinya kecurangan di liga.
 
"Kami memiliki satgas yang akan terus bergerak untuk mengawal," ujar Listyo.
 
Listyo juga menyampaikan bahwa ia selalu membuka ruang pengaduan bagi masyarakat, sehingga siapa pun dapat melaporkan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh mafia sepak bola kapan pun.
 
BACA JUGA: Israel Bangun Pemukiman di Tepi Barat Palestina, AS Protes
 
Dia mengajak masyarakat untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian, yang akan memproses laporan tersebut secara hukum.
 
"Kepada masyarakat tolong berikan informasi kepada kami," pinta Listyo.
 
Kapolri menekankan pentingnya laporan dari masyarakat sebagai bahan investigasi yang membantu pihak kepolisian dalam mengungkap kecurangan.
 
Dia memberikan jaminan bahwa semua laporan akan ditindaklanjuti dengan serius.
 
Listyo juga menegaskan bahwa pihaknya akan menuntut hukum terhadap para tersangka yang terbukti melakukan praktik kecurangan.
 
BACA JUGA: Nasib Pemain ini Terancam Jika Mbappe Resmi ke Real Madrid
 
Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap mereka yang terlibat dalam kegiatan yang melanggar.
 
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan kesiapannya untuk memberikan sanksi berat kepada oknum perangkat pertandingan yang terbukti terlibat dalam kecurangan.
 
Erick menyatakan bahwa PSSI akan menerapkan larangan berkecimpung dalam kegiatan sepak bola seumur hidup bagi siapa pun yang terlibat praktik mafia.
 
"Tidak boleh berkecimpung dalam sepak bola Indonesia seumur hidup," ucap Erick.
 
Tindakan ini merupakan bukti komitmen PSSI dalam menjalankan pertandingan sepak bola yang bersih dan adil, sejalan dengan keinginan FIFA dalam transformasi sepak bola Indonesia.
 
BACA JUGA: Putin ke Wagner Group: Tandatangani Kontrak dengan Kemenhan atau Kembali ke Keluarga Anda
 
Erick Thohir juga menyinggung kesepakatan dengan Presiden Jokowi untuk membasmi mafia sepak bola di Indonesia.
 
"Kami akan berantas para mafia bola," tegas dia.
 
Sebelumnya, Kapolri Listyo dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah menemukan indikasi pelanggaran atau kecurangan dalam perangkat pertandingan sepak bola Indonesia sejak Maret 2023. 
Kategori :