Wow! Pria Berbobot 300 Kg di Evakuasi Secara Dramatis Menggunakan Forklift

Kamis 08-06-2023,18:48 WIB
Reporter : Restu Herlambang
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID-Seorang pria yang tinggal dikawasan Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang harus di evakuasi menggunakan forklift.

Pria yang bernama Fajri (27) tersebut harus di evakuasi menggunakan forklift lantaran berat badannya yang obesitas yakni mencapai 300 kg.

Karena warga tidak mampu mengevakuasi Fajri, akhirnya evakuasi pun dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.

BACA JUGA:Resmi, Pemain Peraih Piala Dunia Ini Diumumkan oleh Liverpool

Kepala UPT BPBD Ciledug Mulyadi mengungkapkan bahwa ia mendapatkan laporan dari warga untuk membantu mengevakuasi Fajri karena hendak dibawa ke RSUD Kota Tangerang.

"Kami mendapat laporan dari warga langsung, kemudian anggota untuk melakukan evakuasi," kata Mulyadi di Tangerang.

Mulyadi juga mengatakan bahwa ia kesulitan untuk mengevakuasi Fajri karena berat badannya yang berlebihan hingga harus membongkar pintu rumah agar Fajri bisa keluar rumah.

Usai membongkar pintu, Mulyadi mengatakan bahwa Fajri terlalu berat untuk diangkat hingga akhirnya harus menggunakan forklift untuk membantu evakuasi Fajri.

BACA JUGA:Jokowi Diprediksi Bakal Berkhianat, Kritikus Sarankan Prabowo Hijrah ke Kubu Anies Baswedan

"Kita angkat juga berat enggak keangkat. Kami melakukan evakuasi dengan bongkar pintu, tapi pun tidak bisa keangkat, hingga kita menggunakan forklift lalu kita naikan ke mobil bak dibawa ke RSUD Kota Tangerang," kata Mulyadi.

Proses evakuasi Fajri berlangsung dramatis dan Mulyadi juga mengungkapkan bahwa evakuasi berlangsung selama 2 jam karena sulitnya mencari alat-alat untuk mengevakuasi Fajri.

"Butuh waktu 2 jam, karena kita nyari alat buat bongkar pintu dan forklift," kata Mulyadi.

Usai dievakuasi, Fajri pun dibawa ke RSUD Kota Tangerang dengan menggunakan mobil bak.

BACA JUGA:Tak Hanya Lari Pagi, Ini 5 Manfaat Luar Biasa Lari Sore untuk Kesehatan Anda!

Selain itu, Mulyadi juga mengungkapkan bahwa pihaknya hanya membantu mengevakuasi saja dan kondisi penyakit yang dialami Fajri bukanlah kewenangannya.

Kategori :