Waspada! Kasus Covid-19 Kembali Bertambah 1.220 Kasus Positif Dalam Sehari

Waspada! Kasus Covid-19 Kembali Bertambah 1.220 Kasus Positif Dalam Sehari

Kementerian Kesehatan RI Menduga Dua Penyebab Lonjakan Kasus COVID-19 di Dorong Longgarnya Protokol Kesehatan COVID-19 dan Kemunculan Subvarian Baru Omicron BA.4 serta BA.5.-Fusion Medical Animation-Unsplash


Kementerian Kesehatan RI Menduga Dua Penyebab Lonjakan Kasus COVID-19 di Dorong Longgarnya Protokol Kesehatan COVID-19 dan Kemunculan Subvarian Baru Omicron BA.4 serta BA.5.|Fusion Medical Animation|Unsplash

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Sempat reda, kini kasus Covid-19 kembali mengalami kenaikan.

Sebelumnya pada Kamis (16/6/2022), tercatat total kasus COVID-19 di Indonesia sebanyak 6.064.424 kasus, sembuh 5.901.083 kasus, dan meninggal 156.673 kasus.

Pada Jumat (17/6/2022) jumlah kasus COVID-19 di Indonesia kembali bertambah 1.220 kasus positif. Sementara itu jumlah pasien sembuh bertambah 556 dan meninggal 6, dengan rincian:

-Kasus baru bertambah 1.220, total kasus menjadi 6.065.644

BACA JUGA:Kembali 'Menelan' Korban! Polisi Bern Ungkap Penyebab Seorang Lansia Tenggelam di Sungai Aare: Ada Masalah di Sana!

BACA JUGA:Akhirnya! Gus Miftah Minta Maaf, Pasca Pertanyakan Agama Rendang Dihujat Warganet: Tidak Ada Niat...

-Kasus sembuh bertambah 556, total sembuh menjadi 5.901.639

 

-Kasus meninggal bertambah 6, total meninggal menjadi 156.679

Kasus COVID-19 di Indonesia terus merangkak naik, dua hari terakhir kasus harian COVID-19 melampaui seribu kasus sejak Rabu (15/6). Kementerian Kesehatan RI menduga dua penyebab lonjakan kasus COVID-19 didorong longgarnya protokol kesehatan COVID-19 dan kemunculan subvarian baru Omicron BA.4 serta BA.5.

Jika dirinci, terdapat kenaikan 84 persen dari laporan kasus positif mingguan per 3 hingga 9 Juni, dibandingkan kasus COVID-19 per 10 hingga 16 Juni. Kumulatif kasus mingguan di 3 hingga 9 Juni berjumlah 3.091 pasien, sementara di 10 sampai 16 Juni totalnya mencapai 5.688 orang.

+++++

Kabar baiknya, juru bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril menyebut gejala Omicron BA.4 dan BA.5 tampaknya lebih ringan dibandingkan varian-varian terdahulunya.

Sumber: berbagai sumber

(edited)