Banner Internal

Alarm Kesehatan Nasional! RI Kekurangan 93 Ribu Dokter, Jangan Heran Kalau Antrean Makin Panjang

Alarm Kesehatan Nasional! RI Kekurangan 93 Ribu Dokter, Jangan Heran Kalau Antrean Makin Panjang

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkap Indonesia berpotensi kekurangan 93.200 dokter umum pada 2032 di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan.-Foto: Antara-

JAKARTA, PostingNews.id -- Indonesia ternyata belum bisa bernapas lega soal ketersediaan dokter. Di tengah keluhan masyarakat soal antrean panjang dan sulitnya mengakses layanan kesehatan di sejumlah daerah, pemerintah justru menemukan fakta yang lebih mengkhawatirkan. Dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia diperkirakan masih kekurangan puluhan ribu dokter umum.

 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, hasil pemetaan kebutuhan tenaga medis hingga sepuluh tahun mendatang menunjukkan Indonesia berpotensi mengalami defisit 93.200 dokter umum pada 2032.

 

Temuan itu diperoleh setelah Kementerian Kesehatan menghitung kebutuhan tenaga kesehatan di setiap kabupaten dan kota berdasarkan berbagai indikator, mulai dari jumlah penduduk, pola penyakit, hingga kapasitas layanan kesehatan.

 

“Jadi, kalau kita dibilang sudah cukup, masalahnya di distribusi, data yang kita miliki tidak demikian,” kata Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

 

Menurut Budi, kebutuhan dokter umum nasional diperkirakan mencapai 255.420 orang pada 2032. Sementara itu, jumlah dokter yang tersedia diproyeksikan hanya sekitar 162.220 orang pada periode yang sama.

 

Dengan kata lain, Indonesia masih akan kekurangan 93.200 dokter umum jika tidak ada langkah percepatan untuk menutup kesenjangan tersebut.

BACA JUGA:85 Persen Daerah Masih Numpang Hidup ke Pusat, Tito Bongkar APBD Banyak yang Belum Bisa Berdiri Sendiri

 

“Lulusan per tahun kita baru sekitar 12.000, atau mungkin 13.000–14.000 orang untuk mengejar gap ini,” ujar Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share
Seedbacklink affiliate

Berita Terkait