Dugaan Pungli THR Lebaran di Cilacap, Dinas dan Puskesmas Diminta Setor

Dugaan Pungli THR Lebaran di Cilacap, Dinas dan Puskesmas Diminta Setor

Pungli THR--Google

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mengungkapkan bahwa Bupati Cilacap yaitu Syamsul Auliya Rachman telah memasangkan target saat melakukan pemerasan ke sejumlah dinas bahkan hingga puskesmas.

Hal tersebut untuk memberi THR ke Forkopimda.

Komisi Pemberantasan Korupsi juga menyebutkan bahwa ada target yang dipasang sebesar Rp 750 juta.

"Sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan 'target setoran' mencapai Rp 750 juta" kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.

BACA JUGA:ICJR Nilai Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Bisa Masuk Percobaan Pembunuhan Berencana

Asep Guntur Rahayu juga menjelaskan, bahwa total dari target tersebut masing-masing satuan kerja (satker) yang telah diminta untuk menyetor uang mulai dari Rp 75 juta - Rp 100 juta.

Ia juga mengatakan, bahwa Kabupaten Cilapap sendiri memiliki 25 perangka daerah, 2 rumah sakit umum daerah, dan ada 20 puskesmas.

"Pada awalnya setiap satuan kerja (satker) ditarget untuk bisa menyetor uang Rp 75 juta sampai Rp 100 juta. Meskipun pada realisasinya setoran yang diterima beragam, mulai Rp 3 juta hingga Rp 100 juta per perangkat daerah" ungkap Asep.

Dengan berita yang beredar, bahwa Bupati Cilacap yaitu Syamsul untuk menggumpulkan uang tersebut dengan cara memerintahkan Sekda Cilacap yang bernama Sadmoko Danardono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share