Gentengisasi Prabowo Masuk Menteng Tenggulun, 52 Rumah Direnovasi Sekaligus Dorong UMKM
Program Gentengisasi Prabowo mulai dijalankan di Menteng Tenggulun dengan renovasi 52 rumah sekaligus penguatan UMKM dan rencana kawasan wisata kuliner.-Foto: Dok. Pemprov. DKI Jakarta-
JAKARTA, PostingNews.id — Program Gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai menyentuh kawasan padat di jantung ibu kota. Di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat, puluhan rumah warga akan direnovasi agar lebih layak huni. Pemerintah daerah tidak hanya menata fisik permukiman, tetapi juga mencoba menghidupkan roda ekonomi warga melalui penguatan usaha mikro.
Tahap awal program ini menyasar 52 rumah di kawasan Menteng Tenggulun. Renovasi dilakukan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Rumah-rumah yang sebelumnya berdiri rapat dan sebagian sudah tidak layak huni akan ditata ulang agar lebih sehat dan tertata.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah ikut mengambil peran dalam program tersebut. Mereka menyiapkan langkah lanjutan agar penataan kawasan tidak berhenti pada renovasi bangunan.
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menilai kawasan Menteng Tenggulun memiliki potensi ekonomi yang bisa dikembangkan. Ia melihat banyak usaha makanan rumahan yang beroperasi di kawasan itu.
BACA JUGA:PKS Desak Prabowo Keluar dari Keanggotaan BoP
“Kami melihat potensi besar di Menteng Tenggulun untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata kuliner berbasis komunitas. Dinas PPKUKM memastikan akan mendorong dan memberikan bantuan maksimal agar UMKM di sini tumbuh dan naik kelas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa 24 Februari 2026.
Rumah dan Usaha Warga Jadi Satu
Dari total 52 rumah yang akan direnovasi, sebanyak 23 rumah merupakan tempat tinggal yang juga digunakan sebagai lokasi usaha warga. Artinya, penataan kawasan ini tidak hanya berdampak pada hunian, tetapi juga pada aktivitas ekonomi keluarga.
Selain itu terdapat 10 pelaku usaha mikro lain di kawasan tersebut yang tetap akan mendapatkan pembinaan meskipun rumah mereka tidak termasuk dalam program renovasi tahap awal.
Kondisi ini membuat pemerintah daerah melihat peluang untuk menjadikan Menteng Tenggulun sebagai kawasan ekonomi berbasis komunitas.
Elisabeth mengatakan langkah ini juga sejalan dengan agenda Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menekankan penataan kota harus diiringi dengan peningkatan kesejahteraan warga.
BACA JUGA:Kampus Turun Suara, UII Minta Indonesia Tinggalkan Dewan Perdamaian Trump
“Bapak Gubernur Pramono Anung secara konsisten menekankan bahwa penataan Jakarta harus menyentuh dua hal sekaligus, yaitu memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.
Menurut dia, program Gentengisasi di kawasan tersebut bukan sekadar proyek renovasi rumah. Pemerintah daerah ingin memastikan perubahan fisik lingkungan berjalan bersamaan dengan penguatan ekonomi warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News