DANA Makin Aman Digunakan, Begini Cara Pakai Scam Checker untuk Deteksi Nomor dan Akun Penipu Online!
DANA Makin Aman Digunakan, Begini Cara Pakai Scam Checker untuk Deteksi Nomor dan Akun Penipu Online!-@DANAid-Instagram
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Saat ini penggunaan dompet digital seperti DANA semakin populer di kalangan masyarakat untuk beragam transaksi harian yang praktis dan cepat.
Namun, bersama dengan kemudahan tersebut juga berkembang berbagai modus penipuan digital yang mencoba memanfaatkan pengguna yang kurang waspada terhadap risiko online.
Untuk menanggulangi ancaman tersebut, DANA menghadirkan fitur keamanan tambahan bernama Scam Checker yang terintegrasi dalam menu DANA Protection.
BACA JUGA:Ancaman Hujan Lebat Berlanjut, BMKG Catat Aktivitas Atmosfer Menguat di Jabodetabek
Fitur Scam Checker di aplikasi DANA dirancang untuk membantu pengguna mengetahui apakah suatu nomor telepon atau kontak yang mengaku berasal dari DANA itu benar atau mencurigakan.
Modus penipuan seperti panggilan telepon atau pesan yang meminta kode OTP sering digunakan pelaku untuk mengelabui korban dan mengambil alih akun digital mereka.
Dengan Scam Checker, pengguna bisa memasukkan nomor telepon, tautan, atau akun media sosial yang meragukan ke dalam fitur tersebut untuk diperiksa secara cepat.
Sistem akan menampilkan hasil pemeriksaan apakah identitas tersebut benar berasal dari pihak DANA atau terindikasi upaya penipuan.
BACA JUGA:Empat Hari Tak Kelihatan, Warga Temukan Lansia Tewas dan Membusuk di Rumahnya
Untuk menggunakan fitur Scam Checker, pertama-tama buka aplikasi DANA yang sudah terpasang di perangkat dan pastikan Anda sudah login dengan akun resmi.
Selanjutnya, navigasikan ke menu DANA Protection, tempat berbagai fitur keamanan pengguna tersedia, termasuk Scam Checker itu sendiri.
Setelah menemukan opsi Scam Checker, masukkan nomor telepon atau informasi kontak yang mencurigakan ke dalam kolom verifikasi yang disediakan.
Dalam hitungan detik sistem akan memproses dan memberi tahu apakah identitas tersebut terdaftar resmi atau menunjukkan indikasi penipuan online.
BACA JUGA:Terjebak Api Saat Terlelap, Lansia di Pamekasan Meninggal Dunia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News