Pelajar Diamankan Polisi Usai Tindakan Provokasi di Kabupaten Cirebon!

Pelajar Diamankan Polisi Usai Tindakan Provokasi di Kabupaten Cirebon!

Seorang pelajar dari SMK di Kabupaten Cirebon diamankan oleh petugas Mapolsek Gempol setelah melakukan tindakan provokasi ke sekolah lain.-Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi-Ilustrasi

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID -  Seorang pelajar dari sebuah SMK yang berada di Jalan Tuparev, Kabupaten Cirebon, telah diamankan oleh petugas dari Mapolsek Gempol.

Pelajar tersebut terlibat dalam sebuah kelompok yang melakukan tindakan provokasi ke sekolah lain.

Menurut Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman SIK MH, kejadian ini bermula dari ulah kelompok pelajar yang mengadakan konvoi.

Mereka menggunakan 15 sepeda motor dan melewati salah satu SMK di wilayah Palimanan.

"Sekitar pagi tadi, ada sekitar 15 sepeda motor yang melintas," ujar Arif kepada media pada Jumat, 4 Agustus 2023.

BACA JUGA:Rahasia Tersembunyi! Cara Mudah Mengetahui Password WiFi di Android dan iPhone yang Harus Kamu Coba

Lebih lanjut, kelompok pelajar yang sedang konvoi tersebut melakukan provokasi terhadap sekolah lain yang mereka lewati. Ketika melaksanakan aksi provokasi itu, salah satu pelajar dengan inisial DR terpisah dari rombongan.

"Kemudian, pelajar tersebut diamankan oleh seorang guru dan anggota Polsek yang sedang melaksanakan tugas gatur dan pengamanan," kata Kapolresta.

Pelajar yang ditangkap kemudian dibawa ke Mapolsek Gempol untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres menjelaskan, saat ini pihak kepolisian sedang menyelidiki motif di balik tindakan provokasi oleh kelompok pelajar tersebut.

"Kami sedang menyelidiki kasus 14 sepeda motor yang mengadakan konvoi di depan sekolah lain dan melakukan provokasi," jelasnya.

BACA JUGA:Andhika Pratama Diduga Sindir Kasus Perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett

Polsek Gempol sedang berusaha memahami kedua belah pihak sekolah terkait penyebab dilaksanakannya aksi provokasi ini. Pihak kepolisian sedang berkomunikasi dengan guru dan orang tua para pelajar terkait masalah ini.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa pelajar yang diamankan tidak membawa benda tajam di dalam tasnya.

Temukan konten Postingnews.Id menarik lainnya di Google News

Sumber: