Heru Budi Siap Bagi Jam Masuk Kantor Jadi 2 Sesi, Efektif Kurangi Macet Hingga 30 Persen?

Heru Budi Siap Bagi Jam Masuk Kantor Jadi 2 Sesi, Efektif Kurangi Macet Hingga 30 Persen?

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartanto berencana membagi jam masuk kantor untuk mengurai kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta.

Berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Heru mengungkapkan bahwa rencana terkait rencana pembagian jam masuk kantor akan dibahas melalui Forum Group Discussion (FGD).

Adapun rencana pembagian jam masuk kantor terdiri dari 2 sesi, yaitu jam 8.00 WIB dan 10.00 WIB.

BACA JUGA:Fantastis! Polda Sumut Beberkan Bayaran AKBP Achiruddin Hasibuan Jadi 'Bekingan' BBM Ilegal, per Bulannya WOW

"(Pengaturan jam kerja kantor di Jakarta) lagi dibahas sama Dinas Perhubungan (dengan melakukan) (Forum Grup Diskusi) FGD, segera," ujar Heru Budi, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Mei 2023.

Lebih lanjut, Heru menyebut rencana dan teknis tentang aturan jadwal jam masuk kantor. 

"Saya sudah minta (ke Dishub DKI) lagi di susun, tokoh-tokohnya, pegiatnya siapa,” kata Heru Budi Hartono 

Mantan Walikota Jakarta Utara itu menyebut penerapan jam masuk kerja pukul 8 pagi juga tidak akan mengganggu jam untuk mengantar sang anak bersekolah. 

"Yang jam 8 masuknya tiap gedung itu harus separuh. Jam 08.00 dengan jam 10.00. Kalau itu dari rumah jam 06.00, antar anak sekolah dulu jam 07.00, terus dia ke kantor jam 08.00. Jadi enggak ganggu dia sebagai orang tua antar anak sekolah," imbuhnya.

BACA JUGA:Presiden Jokowi Segera Cek Jalan Rusak yang Viral di Lampung, Pejabat Lampung Panik!

Selain itu, jam masuk kantor kedua yaitu di pukul 10 pagi, untuk pembagian kedua sesi jam Heru menyebut akan mengembalikan kepada kebijakan masing-masing kantor.

"Ada juga yang jam 10, nah itu nanti yang jam 8 sama yang jam 10 siapa aja nanti dibahas tergantung masing-masing mereka swasta," jelas Heru.

Heru berharap kebijakan dengan membagi jam masuk kantor dapat mengurangi volume kepadatan lalu lintas di DKI Jakarta hingga 30 persen.

"Ya kali seperti (kantor) di Thamrin, Gatot Subroto jam 7, jam 8 masuk 50 persen kan kurang lebih bisa 30 persen, mudah-mudahan,” tutupnya. 

Temukan konten Postingnews.Id menarik lainnya di Google News

Sumber: