Viral Video Perempuan WNI Rayakan Anak Jadi Warga Negara Inggris, Status Eks LPDP Dipersoalkan

Viral Video Perempuan WNI Rayakan Anak Jadi Warga Negara Inggris, Status Eks LPDP Dipersoalkan

Dwi Sasetyaningtyas.--Foto: Istimewa.

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Video seorang perempuan yang mengekspresikan kebahagiaan setelah anaknya memperoleh kewarganegaraan Inggris ramai diperbincangkan di media sosial.

Rekaman itu menyebar luas dan memicu perdebatan publik, terutama setelah diketahui latar belakang sang perempuan sebagai mantan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP.

Perempuan dalam video tersebut diketahui bernama Dwi Sasetyaningtyas, pemilik akun Instagram @sasetyaningtyas. Unggahannya menarik perhatian warganet setelah potongan video itu ditonton jutaan kali dan beredar di berbagai platform.

Dalam rekaman tersebut, Tyas memperlihatkan momen ketika menerima sebuah amplop yang telah lama ia tunggu. Ia mengaku menantikan kiriman itu selama beberapa bulan terakhir.

"Akhirnya paket yang aku tunggu-tunggu selama empat bulan ke belakang nyampe juga," ujar Tyas dalam video yang ditonton 3 juta kali di postingan akun X @blaugrana1O, dikutip Rabu 18 Februari 2026.

"Ini paket bukan sembarang paket, isinya adalah sebuah dokumen yang penting banget yang mengubah nasib dan masa depan anak-anakku," sambungnya.

Setelah membuka amplop, Tyas tampak terharu. Ia kemudian memperlihatkan dokumen yang disebutnya sebagai surat resmi dari otoritas imigrasi Inggris.

"Ini adalah surat dari home office Inggris yang menyatakan kalau anak aku yang kedua udah diterima jadi Warga Negara Inggris," kata Tyas.

"Dan yang kedua.. udah resmi jadi British Citizen," imbuhnya.

Dalam video tersebut, bayi Tyas terlihat bermain santai tanpa menyadari momen emosional yang dirasakan ibunya.

Tyas sendiri masih berstatus warga negara Indonesia. Ia menyebut keputusan terkait kewarganegaraan anaknya diambil dengan mempertimbangkan masa depan.

"Aku tahu dunia terlihat nggak adil, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," pungkasnya.

Unggahan itu kemudian memicu respons beragam. Sejumlah warganet menyampaikan kritik tajam setelah mengetahui Tyas pernah menerima beasiswa LPDP, program pendidikan yang dibiayai negara.

"Tapi katanya dia 'kabur' pake uang pajak kita ya? (LPDP). Gimana ya mau nanggapinnya, ibarat kita habis ngasih minum ke orang yang haus terus diludahin sama yang dikasih minum pas dia udah gak haus," komentar akun @DeilyUpd***.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait