Menangis di Makam saat Ziarah Kubur, Ini Batasan Menurut Sunnah
Ilustrasi ziarah kubur.-Foto: Disway-
Mengucapkan salam
Peziarah dianjurkan menyampaikan salam kepada penghuni kubur dari kalangan muslim. Ucapan yang diajarkan Rasulullah adalah,
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدَّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَا حِقُونَ ، أَنْتُمْ لَنَ فَرَطٌ ، وَنَحْنُ لَكُمْ تَبَعْ أَسْأَلُ اللَّهِ الْعَافِيَةَ لَنَا وَلَكُمْ
Arab Latin
Assalāmu 'alaikum ahlad-diyāri minal-mu'minīna wal-muslimīn, wa innā in syā'allāhu bikum lāḥiqūn, antum lanā faraṭun, wa naḥnu lakum taba', as'alullāhal-'āfiyata lanā wa lakum.
Artinya
"Keselamatan kepada penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin, kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku memohon keselamatan kepada Allah untuk kami dan kalian semua." (HR Muslim).
-
Tidak mengenakan sandal di atas kuburan
Melepas alas kaki saat berjalan di area pemakaman dianjurkan sebagai bentuk penghormatan. Rasulullah SAW pernah menegur seseorang yang berjalan di kuburan dengan memakai sandal.
BACA JUGA:Jangan Salah Niat, Begini Hukum Puasa Senin Kamis yang Digabung dengan Qadha
"Wahai orang yang memakai sandal, celaka engkau, lepaslah sandalmu! Lalu orang itu melihat, dan tatkala ia mengetahui yang menegurnya adalah Rasulullah SAW, ia melepas dan melempar sandalnya." (HR Abu Daud)
Meski demikian, penggunaan sandal tetap dibolehkan jika kondisi tanah sangat panas atau basah.
-
Membaca surat pendek
Peziarah disunnahkan membaca surat-surat pendek seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. Bacaan ini diharapkan menjadi pahala bagi yang hidup dan membawa rahmat bagi yang telah wafat.
-
Mendoakan mayit
Doa merupakan inti dari ziarah kubur. Rasulullah SAW selalu mendoakan sahabatnya yang meninggal dunia. Arah doa sebaiknya ke kiblat dan tidak menghadap langsung ke makam. Mengangkat tangan diperbolehkan selama dilakukan dengan khusyuk.
-
Berziarah sambil berdiri
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News