Banner Internal

Motor Listrik vs Motor Bensin 2026: Mana Lebih Hemat Setelah Harga BBM Naik?

Motor Listrik vs Motor Bensin 2026: Mana Lebih Hemat Setelah Harga BBM Naik?

Motor listrik vs motor bensin 2026, mana lebih hemat? Simak biaya energi, servis, baterai, dan pilihan terbaik setelah harga BBM berubah tahun ini.-dok-

Pemerintah menetapkan tarif listrik nonsubsidi tidak mengalami kenaikan selama Juli hingga September 2026, sehingga biaya energi relatif terjaga.

Sobat, kondisi tersebut membuat biaya perjalanan motor listrik menarik bagi pengguna yang memiliki akses pengisian mudah di rumah.

BACA JUGA:Bocoran Subsidi Motor Listrik 2026 Rp5 Juta, Cek 5 Model yang Paling Diburu

Motor Bensin Masih Praktis untuk Perjalanan Jauh

Motor bensin tetap mempunyai keunggulan besar melalui jaringan stasiun pengisian yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia.

Pengendara cukup mengisi bahan bakar selama beberapa menit, kemudian perjalanan dapat dilanjutkan tanpa menunggu proses pengisian baterai.

Keunggulan tersebut terasa penting bagi pengguna dengan mobilitas tidak menentu atau sering melakukan perjalanan antarkota menggunakan sepeda motor.

Namun biaya bahan bakar sangat dipengaruhi konsumsi mesin, gaya berkendara, kondisi jalan, dan harga produk BBM yang digunakan.

Semakin tinggi jarak perjalanan bulanan, pengeluaran bensin biasanya semakin terasa karena pembelian bahan bakar dilakukan secara terus-menerus.

BACA JUGA:Rekomendasi 5 Motor Listrik Terbaik Buat Perempuan: Murah dan Harga di Bawah Rp15 Juta (Keluaran 2026, Beib)

Simulasi Biaya Motor Listrik vs Motor Bensin 2026

Postingers, simulasi berikut memakai asumsi sederhana agar Sobat memperoleh gambaran perbedaan biaya energi untuk penggunaan harian perkotaan.

Angka bukan patokan seluruh kendaraan karena kapasitas baterai dan konsumsi bensin setiap model memiliki karakter yang berbeda.

Komponen Motor Listrik Motor Bensin
Jarak bulanan 1.000 kilometer 1.000 kilometer
Asumsi efisiensi 25 Wh per kilometer 45 kilometer per liter
Kebutuhan energi 25 kWh Sekitar 22,2 liter
Asumsi harga energi Rp1.444,70 per kWh Rp10.000 per liter
Perkiraan biaya bulanan Sekitar Rp36.118 Sekitar Rp222.000
Perkiraan biaya tahunan Sekitar Rp433.000 Sekitar Rp2,66 juta

Berdasarkan simulasi tersebut, biaya energi motor listrik terlihat jauh lebih rendah dibanding motor bensin untuk jarak perjalanan sama.

Namun perhitungan belum memasukkan kehilangan daya pengisian, harga baterai, biaya kendaraan, servis, pajak, dan depresiasi selama kepemilikan.

Bagaimana dengan Biaya Servis?

Sobat, motor bensin memiliki banyak komponen yang membutuhkan perawatan rutin, termasuk oli mesin, busi, filter, dan sistem pembakaran.

Beberapa komponen tersebut memiliki interval penggantian berbeda sehingga biaya servis akan mengikuti jarak tempuh dan kondisi kendaraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share