Nekat Lawan Arus Demi Hemat Waktu? Awas, Ini Dampak Fatalnya!
Illustrasi Pemotor yang Nekat Lawan Arus--WMS
BACA JUGA:Gak Perlu Nunggu SMS Lagi! WANDA Kini Hadirkan Fitur OTP via Email, Lebih Aman & Anti Ribet
Bahkan, jika kelalaian ini menyebabkan kecelakaan berat, pelakunya bisa terancam penjara hingga 5 tahun atau denda mencapai Rp10.000.000. Hati-hati ya, Sob!
“Banyak pengendara merasa melawan arah adalah solusi cepat, padahal risikonya sangat besar. Keselamatan tidak bisa ditawar hanya demi menghemat waktu beberapa menit," terang Agus Sani, selaku Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.
"Kami menghimbau untuk pengendara selalu #Cari_aman dan patuh pada aturan lalu lintas yang berlaku,” tambahnya.
BACA JUGA:Makin Canggih! Aplikasi WANDA Kini Lebih Pintar dan Personal, Ini Dia Keunggulannya
Tips Aman Berkendara Tanpa Perlu Melawan Arus
Menanamkan budaya #Cari_aman bukan cuma soal teknis berkendara, tapi soal etika. Berikut langkah-langkah yang perlu kamu tahu agar tidak tergoda ambil jalan pintas:
- Rencanakan perjalanan dengan waktu yang cukup, sehingga tidak terburu-buru dan tergoda melanggar aturan.
- Patuhi aturan dan rambu lalu lintas, karena semuanya dibuat demi keselamatan bersama.
- Jaga kesabaran dan kendalikan emosi, terutama saat menghadapi kemacetan atau jalan memutar.
- Gunakan perlengkapan berkendara sesuai standar, untuk meminimalkan risiko cedera.
- Hormati sesama pengguna jalan, dengan tidak memaksakan kehendak dan selalu memberi ruang bagi orang lain.
BACA JUGA:Jangan Egois! Mengerem Motor Ada Etikanya, Cek 3 Teknik Rahasia dari Wahana Honda
PT Wahana Makmur Sejati (WMS) sebagai Main Dealer motor Honda Jakarta-Tangerang terus konsisten mengajak masyarakat untuk sadar bahwa tujuan berkendara adalah sampai di rumah dengan selamat, bukan soal siapa yang paling cepat sampai tujuan.
“Dari berbagai kejadian, kita bisa lihat bahwa lawan arah sering berujung pada kecelakaan fatal. Ketika satu orang melanggar, dampaknya bisa merugikan banyak pihak. Karena itu, jangan jadikan lawan arah itu alasan untuk bisa memangkas jarak dan waktu,” tutup Agus Sani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News