Gen Z Haus Praktik Nyata! Riset FedEx dan JA Bongkar Kesiapan Karier Anak Muda Hadapi Era AI
Riset FedEx & JA buktikan 99% anak muda Indonesia butuh praktik kerja nyata dan skill AI untuk hadapi dunia kerja masa depan. Simak ulasannya di sini!-Dok-
Meski demikian, paparan studi kasus bisnis nyata tetap dibutuhkan guna melengkapi ilmu teoritis yang didapatkan di dalam ruang kelas.
Pola pikir wirausaha terbukti melatih ketangguhan mental kita dalam membaca peluang baru di tengah ketidakpastian pasar global, Sob.
BACA JUGA:Taruhan Kursi Jabatan! Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Sah di 2026
Tantangan Adaptasi AI dan Pemahaman Bisnis Lintas Negara
Riset ini turut mencatat sebanyak 84 persen responden sadar bahwa mereka wajib bekerja berdampingan dengan teknologi AI masa depan.
Namun, baru sekitar 70 persen yang merasa institusi pendidikan mereka telah mempersiapkan keterampilan teknis penggunaan alat kecerdasan buatan.
Sebagian besar pemuda di Asia Pasifik akhirnya memilih belajar mandiri secara otodidak guna mengeksplorasi potensi teknologi canggih tersebut.
Selain itu, pemahaman seputar perdagangan lintas negara juga mendesak untuk diajarkan lebih intensif agar talenta lokal siap *go international*.
BACA JUGA:Aspirasi Tembus ke Senayan! Massa Asal Pati Bubar Tertib Usai DPR Janjikan RUU Perampasan Aset
Komitmen Dua Dekade Siapkan Talenta Masa Depan
Studi ini sekaligus merayakan momentum 20 tahun program FedEx/JA International Trade Challenge yang sukses membina puluhan ribu pelajar.
President and CEO JA Asia Pacific Vivek Kumar menyatakan pihaknya terus berkomitmen memperkecil jurang pemisah antara pendidikan dan industri.
Kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan mitra korporasi menjadi kunci utama dalam memangkas angka pengangguran generasi muda di masa depan.
Yuk, kita asah terus *soft skill* dan kemampuan digital agar siap jadi jawara di dunia kerja modern, Postingers!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
