Usai Demo Gejayan, Mantan Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak Misterius di Mobil yang Digunakannya
Mantan Ketua BEM UGM yang menemukan adanya pelacak di kendaraan pribadinya-@tiyoardianto_-Instagram
POSTINGNEWS.ID --- Sebuah peristiwa yang memicu perhatian publik terjadi setelah mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, mengaku menemukan alat pelacak mencurigakan.
Temuan tersebut terjadi tidak lama setelah dirinya mengikuti aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Gejayan pada Juni 2026.
Kejadian ini langsung memunculkan berbagai pertanyaan terkait keamanan aktivis dan kebebasan menyampaikan pendapat di ruang publik.
Unggahan Tiyo melalui media sosial pribadinya pun menjadi sorotan dan ramai diperbincangkan warganet dalam beberapa hari terakhir.
BACA JUGA:Usai Demo Gejayan, Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Mobil
Notifikasi Mencurigakan Muncul Setelah Mengikuti Aksi Demonstrasi
Tiyo mengaku mulai menyadari adanya hal tidak biasa setelah menerima notifikasi keamanan pada perangkat yang digunakannya.
Pemberitahuan tersebut menginformasikan bahwa terdapat perangkat pelacak yang terdeteksi bergerak mengikuti lokasi keberadaannya.
Informasi itu membuatnya curiga karena sebelumnya ia merasa tidak pernah memasang perangkat serupa pada kendaraan yang digunakan.
Merasa ada kejanggalan, Tiyo kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan yang sedang dipakainya saat itu.
Temuan tersebut membuat dugaan pengawasan atau penguntitan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
BACA JUGA:Pigai Bantah Pemerintah Terlibat Teror Ketua BEM UGM, Polisi Diminta Usut Pelaku
Ditemukan Menempel di Bagian Bawah Mobil
Setelah melakukan pemeriksaan secara teliti, perangkat mencurigakan itu ditemukan berada di bagian bawah kendaraan yang digunakan.
Mobil tersebut diketahui bukan milik pribadi, melainkan kendaraan yang dipinjam dari anggota keluarga untuk sementara waktu.
Tiyo mengungkapkan bahwa dirinya memang belakangan memilih menggunakan kendaraan pinjaman karena alasan keamanan pribadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

