UTBK Diserang Joki dan Alat Canggih, Kampus Putus Sinyal dan Bongkar Modus Curang Peserta
UTBK 2026 diwarnai kecurangan joki dan alat canggih, kampus seperti Unnes dan UGM putus sinyal hingga pakai sistem khusus cegah curang-DOK.UNPAD-
JAKARTA, PostingNews.id — Ujian Tulis Berbasis Komputer tahun ini bukan cuma soal adu otak, tapi juga adu siasat. Sejumlah kampus mulai ambil langkah ekstrem demi menutup celah kecurangan yang makin kreatif.
Universitas Negeri Semarang memilih memutus jaringan komunikasi di sekitar lokasi ujian. Langkah ini diambil untuk memastikan peserta tidak bisa berhubungan dengan pihak luar selama ujian berlangsung.
Kepala Humas Unnes, Surahmat, menjelaskan pemutusan sinyal dilakukan dengan teknologi jammer agar komunikasi benar-benar terblokir.
“Kami mengupayakan seminimal mungkin adanya praktik kecurangan, karena kami bekerja sama dengan supervisi pemerintah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Ahad, 26 April 2026.
BACA JUGA:Intip Bocoran Vivo X500: Siap Bawakan Layar 144Hz Merata Hingga Baterai Monster 7.000mAh?
Tak hanya itu, pengawasan juga diperketat. Peserta diperiksa menggunakan alat deteksi logam untuk memastikan tidak ada perangkat mencurigakan yang dibawa masuk.
“Kami menggunakan metal detector untuk memastikan tidak ada perangkat mencurigakan yang dibawa peserta,” kata dia.
Soal keterlambatan, Unnes tetap mengikuti aturan pusat. Peserta yang datang setelah ujian dimulai langsung dinyatakan gugur tanpa kompromi.
“Jika peserta datang setelah ujian dimulai, maka tidak diperkenankan mengikuti ujian dan otomatis dinyatakan gugur,” ujarnya.
Sementara itu, Universitas Gadjah Mada mengambil pendekatan berbeda. Kampus ini menggunakan sistem operasi khusus berbasis Linux yang dijalankan melalui USB untuk menutup celah kecurangan digital.
BACA JUGA:Otak 'Mati Kutu'? Ini 5 Cara Ampuh Dobrak Mental Block Biar Ide Kembali Meledak!
Direktur Teknologi Informasi UGM, Ridi Ferdiana, mengatakan sistem tersebut dirancang dalam lingkungan tertutup agar peserta tidak bisa mengakses perangkat lunak dari luar.
“Lingkungan sistem yang tertutup ini membantu menjaga proses ujian tetap fokus dan aman dari intervensi luar,” ujarnya, Selasa, 21 April 2026.
UGM bahkan menyiapkan empat server yang sudah diuji ketahanannya. Sistem cadangan juga disiapkan agar ujian tetap berjalan meski ada gangguan teknis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News