Iklan Internal Kiriman Naskah

Prabowo Cabut dari Pencak Silat, Kursi IPSI Jatuh ke Tangan Sugiono

Prabowo Cabut dari Pencak Silat, Kursi IPSI Jatuh ke Tangan Sugiono

Prabowo mundur dari IPSI usai puluhan tahun memimpin, Sugiono terpilih aklamasi dan dibebani target bawa pencak silat ke Olimpiade.-Foto: Antara-

JAKARTA, PostingNews.id — Tongkat komando pencak silat nasional akhirnya berpindah tangan. Menteri Luar Negeri Sugiono ditunjuk secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB IPSI periode 2026-2030, menggantikan Prabowo Subianto yang sudah terlalu lama duduk di kursi tersebut.

Peralihan ini bukan sekadar regenerasi biasa. Prabowo tercatat memimpin Ikatan Pencak Silat Indonesia sejak 2003 dan total telah mengurus dunia silat selama puluhan tahun.

Sugiono mengaku merasakan beban emosional sekaligus tanggung jawab besar saat menerima amanah tersebut.

“Ada satu rasa haru yang begitu besar karena beliau mengatakan mulai dari tahun 1988 sampai 2026, kurang lebih 38 tahun mengurus pencak silat,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Ahad, 12 April 2026.

Ia menyebut dedikasi Prabowo bukan sekadar formalitas jabatan, melainkan bentuk pengabdian yang lahir dari komitmen pribadi. Namun di balik pujian itu, terselip target besar yang kini berpindah ke pundaknya.

BACA JUGA:Tamparan Keras Deco, Mimpi Fans Barcelona Lihat Messi Pulang pada 2026 Resmi Kandas?

“Namun di sisi lain terbersit harapan besar yang diletakkan di pundak kami untuk bisa melanjutkan semua prestasi yang telah beliau torehkan,” katanya.

Sugiono juga membeberkan agenda ke depan. Ia ingin pencak silat tidak hanya bertahan sebagai tradisi, tapi masuk ke sistem pendidikan nasional dan menembus panggung olahraga dunia.

“Pencak silat harus menjadi warna pembangunan manusia Indonesia dan cita-cita kita untuk melihat pencak silat menjadi bagian dari Olimpiade harus diwujudkan,” ucapnya.

Di sisi lain, keputusan Prabowo mundur dari kursi Ketua Umum IPSI bukan tanpa alasan. Dalam pidato di Musyawarah Nasional XVI IPSI di Senayan, Jakarta, Sabtu, 11 April 2026, ia menyatakan memilih fokus pada tugas sebagai kepala negara.

“Hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai ketua umum PB IPSI,” kata Prabowo.

BACA JUGA:Cara Bijak Menanggapi Spek Motorola Razr 70 Ultra yang Baru Bocor

Ia menegaskan jabatan presiden menyita hampir seluruh waktunya sehingga tak lagi memungkinkan untuk memimpin organisasi olahraga tersebut secara efektif.

“Saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya, sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai ketua umum PB IPSI,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share