Pemerintah Hapus Biaya Mahal Pelatihan Ahli K3 Umum, Dari Belasan Juta Jadi Nyaris Gratis, Kuota Membeludak Tembus 4.000 Peserta!
Pemerintah Hapus Biaya Mahal Pelatihan Ahli K3 Umum-Ilustrasi-Istimewa
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Biaya pelatihan Ahli K3 yang sebelumnya bisa menembus Rp 12 juta kini resmi digratiskan oleh pemerintah untuk ribuan peserta di seluruh Indonesia.
Langkah besar ini langsung disambut antusias masyarakat karena membuka peluang sertifikasi kompetensi tanpa beban biaya mahal seperti sebelumnya.
Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong lebih banyak tenaga kerja mendapatkan kompetensi K3 secara lebih mudah dan transparan.
BACA JUGA:DPR Ingatkan Risiko di Balik Rencana Mediasi Prabowo ke Iran
Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan bahwa biaya pembinaan untuk pelatihan sertifikasi Ahli K3 umum yang selama ini bisa mencapai belasan juta rupiah kini gratis sepenuhnya.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa peserta hanya perlu membayar biaya riil penerbitan sertifikat dan administrasi sebesar Rp 420.000 yang bersifat transparan tanpa ada biaya pelatihan lain.
Biaya pembinaan yang ditiadakan itu sebelumnya diserahkan kepada Perusahaan Jasa K3 dan sering bervariasi antara enam juta hingga dua belas juta rupiah tergantung fasilitas dan jenis paket pelatihan yang ditawarkan.
Dengan skema baru ini, semua pembinaan akan dilakukan dalam satu standar program untuk memastikan peserta mendapat pengalaman dan materi sesuai kebutuhan sertifikasi K3.
BACA JUGA:ABI Sebut Kematian Ali Khamenei Preseden Berbahaya bagi Hukum Internasional
Program pelatihan ini dirancang berlangsung selama 12 hari penuh dan didukung oleh Asosiasi Lembaga Pembinaan K3 Indonesia agar kualitasnya tetap baik dan materi pembinaan bisa tersampaikan secara komprehensif.
Pendaftaran awal ditargetkan untuk sekitar 1.500 orang tetapi animo masyarakat sangat tinggi hingga tiga kali lipat dari target awal.
Melihat besarnya antusias tersebut, pemerintah kemudian membuka batch tambahan dan seluruh peserta yang lolos seleksi administratif tetap difasilitasi mengikuti pembinaan hingga mencapai total lebih dari 4.000 orang.
Kebijakan ini sengaja dihadirkan sebagai bentuk “hadiah” dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional 2026 sekaligus untuk memperluas akses terhadap pembinaan bidang ini di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:Kongres Amerika Muak Lihat Trump Bertindak Sepihak, Serangan ke Iran Dinilai Abaikan Legislator
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News