Jejak Sakti Wahyu Trenggono di Balik Ribut Anggaran Kapal dengan Purbaya

Jejak Sakti Wahyu Trenggono di Balik Ribut Anggaran Kapal dengan Purbaya

Profil Sakti Wahyu Trenggono--Foto: Istimewa.

“Rugi saya Pak, utang-utang dialokasikan enggak dipakai,” lanjut Purbaya.

Jawaban Keras dari Trenggono

Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan itu secara terbuka. Ia menegaskan bahwa asumsi Purbaya keliru sejak awal.

Menurut Trenggono, sumber pendanaan pembangunan kapal tidak berasal dari anggaran reguler Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dana itu berasal dari pinjaman luar negeri pemerintah Inggris.

“Yth Menteri Keuangan, supaya anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK,” kata Sakti, dikutip dari akun Instagram resminya, @swtrenggono, Rabu 11 Februari 2026.

BACA JUGA:Di Balik Rekayasa Ekspor Sawit Berkedok Limbah, Negara Kecolongan Rp 14 Triliun

Ia mempertanyakan klaim bahwa dana tersebut sudah dicairkan.

“Coba anda tanya dulu deh sama anak buah anda, bener nggak itu uang kapal sudah dikucurkan?” imbuhnya.

Dalam pernyataan terpisah, Trenggono menjelaskan bahwa pinjaman tersebut masih dalam tahap pembahasan. Belum masuk fase eksekusi.

“Saya enggak ngerti maksud Pak Purbaya? Kalau soal kapal, itu sumber pendanaannya dari pinjaman UK, dan sekarang masih berproses, mekanismenya juga sedang dibicarakan,” kata Trenggono, Selasa 10 Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa kementeriannya tidak memiliki kewenangan untuk mencairkan dana pinjaman.

“Jadi, sebaiknya, Pak Purbaya tanya dulu ke anak buahnya sebelum komentar,” ujar Trenggono.

“Sebaiknya Purbaya validasi data dulu sebelum menyampaikan seperti itu dong,” lanjutnya.

BACA JUGA:Investasi Rp 188 Triliun Masuk Singapura, 15.700 Lapangan Kerja Dibuka

Profil Singkat Sakti Wahyu Trenggono

Sakti Wahyu Trenggono pertama kali menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan pada Desember 2020. Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo.

Pada periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto 2025 hingga 2029, Trenggono kembali dipercaya memimpin kementerian yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait