Yeay! Tol Trans-Jawa Siap Dibuka Gratis saat Lebaran 2026, Ini Rute yang Bisa Dilalui Pemudik
Jasa Marga buka tarif tol gratis Lebaran 2026.--Jasa Marga
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Sejumlah ruas tol akan digratiskan saat arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini dilakukan melalui pengoperasian jalan tol fungsional yang belum sepenuhnya berbayar.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono, mengatakan perusahaan akan membuka empat ruas tol fungsional dengan total panjang mencapai 121,64 kilometer.
“Untuk fungsional gratis,” kata Rivan dalam diskusi Mudik Outlook 2026 yang digelar di Menara Kompas, Jakarta Pusat.
Menurut Rivan, pengoperasian tol fungsional bertujuan mengurai kepadatan lalu lintas, terutama di titik pertemuan arus kendaraan yang selama ini kerap menjadi simpul kemacetan saat musim mudik.
Ruas-ruas yang dibuka tersebar di jalur utama Trans-Jawa dan beberapa koridor strategis lain. Salah satunya adalah Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan atau Japek II Selatan.
Koridor ini memiliki panjang total 62 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 54,75 kilometer akan difungsionalkan. Ruas yang dibuka meliputi segmen Setu–Sukaragam sepanjang 10,50 kilometer, Sukaragam–Bojongmangu sepanjang 13 kilometer, serta Bojongmangu–Sadang sepanjang 31,25 kilometer.
Selain itu, Jasa Marga juga membuka sebagian ruas Tol Yogyakarta–Bawen. Tol dengan panjang keseluruhan 75,82 kilometer ini akan difungsikan pada segmen Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.
Ruas lain yang turut dibuka adalah Tol Jogja–Solo. Pada Lebaran 2026, segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 12,23 kilometer akan difungsikan di luar ruas yang sudah beroperasi secara komersial.
Di Jawa Timur, Tol Probolinggo–Banyuwangi tahap pertama juga akan dibuka secara terbatas. Total panjang fungsional mencapai 49,68 kilometer. Rinciannya meliputi segmen Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer, Kraksaan–SS Paiton sepanjang 11,20 kilometer, serta SS Paiton–Besuki sepanjang 25,60 kilometer.
Proyeksi arus kendaraan
Jasa Marga memperkirakan volume kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 mencapai 3,5 hingga 3,6 juta unit. Perhitungan ini mencakup seluruh ruas tol yang dikelola perusahaan.
Sekitar 50 persen kendaraan diprediksi bergerak ke arah Tol Trans-Jawa. Sebanyak 29 persen mengarah ke wilayah Merak, sementara sisanya menuju kawasan Ciawi.
Dari total kendaraan yang melintasi Trans-Jawa, sekitar 51 persen diperkirakan berhenti hingga wilayah Semarang. Selebihnya melanjutkan perjalanan ke arah Cipularang.
“Ini adalah berdasarkan potret yang kami lihat dari tahun sebelumnya dan diprediksi juga dari arus kembali di tahun sebelumnya,” ujar Rivan.
Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, Jasa Marga mengandalkan sistem pemantauan berbasis teknologi. Pengawasan dilakukan melalui kamera di ruas tol dan jalan arteri, pengelolaan rest area, hingga pemantauan ketinggian air guna mengantisipasi genangan saat hujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News