Pilu! Pedagang Es Gabus Kemayoran Sebut Belum Terima Permintaan Maaf dari Aparat, Kini Trauma Berjualan
Pedagang es gabus yang dipermalukan diduga aparat.--Foto: Istimewa.
“Kami, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas dan membuat video tentang penjual es kue yang diduga berbahan spons di wilayah Kemayoran, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat video yang sempat beredar luas di media sosial,” ujar Ikhwan.
Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas laporan warga yang mencurigai adanya makanan berbahaya di lingkungan mereka.
Menurutnya, sebagai petugas di lapangan, mereka merasa perlu segera merespons setiap aduan demi menjaga keamanan masyarakat.
BACA JUGA:Kasus Virus Nipah di India Melonjak, WHO Beri Alarm Waspada Internasional
“Kedua, niat kami semata-mata untuk mengedukasi, agar tidak ada konsumen yang dirugikan dan memastikan masyarakat merasa aman dalam membeli makanan di lingkungannya,” tuturnya.
“Dalam situasi tersebut, kami hanya berusaha menjalankan tugas dengan cepat untuk mencegah potensi bahaya,” lanjutnya.
Ikhwan juga mengakui bahwa proses klarifikasi seharusnya dilakukan lebih dahulu sebelum menyampaikan informasi ke publik.
“Atas kekeliruan tersebut, kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada Bapak Suderajat, pedagang es yang terdampak langsung oleh kejadian ini. Tidak ada maksud untuk merugikan atau mencemarkan nama baik beliau,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News