Mantap Pak! Polda Metro Bongkar Jaringan Narkoba Besar di Tangerang, 27 Kg Sabu dan Ribuan Pil Disita
Ilustrasi narkoba sabu 1200-ISTIMEWA (AI)-
Namun, pengungkapan tidak berhenti di situ.
BACA JUGA:Terungkap Alasan Misi Senyap Trump Tangkap Presiden Venezuela: Narkoba hingga Manipulasi Pemilu
Pengembangan Kasus ke Lokasi Kedua
Berdasarkan analisis komunikasi dan keterangan awal tersangka, polisi kemudian melakukan pengembangan kasus. Petugas bergerak menuju sebuah rumah kontrakan di kawasan Jurumudi Lama, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
Lokasi tersebut diduga kuat menjadi tempat penyimpanan sekaligus pengemasan narkotika sebelum diedarkan.
Saat dilakukan penggerebekan, polisi menemukan sebuah koper berisi puluhan bungkusan sabu. Narkotika itu kembali dikamuflase menggunakan bungkus teh Guanyinwang.
Seorang pria berinisial S yang berada di lokasi langsung diamankan tanpa perlawanan.
BACA JUGA:Telepon Natal Prabowo ke Hotman Paris, Pujian Bisnis Mengalir tapi Ada Pesan Narkoba
Rumah Kontrakan Dijadikan Gudang Narkoba
AKBP Parikhesit menjelaskan bahwa rumah kontrakan tersebut memiliki peran strategis dalam jaringan narkoba yang diungkap.
“Di TKP kedua, petugas mengamankan tersangka S dan menemukan 20 bungkus sabu di dalam koper, lengkap dengan peralatan untuk memecah dan mengemas narkotika,” jelasnya.
Keberadaan alat pengemasan menunjukkan bahwa lokasi tersebut bukan sekadar tempat penyimpanan, melainkan juga pusat distribusi narkoba.
Total barang bukti yang disita dari dua lokasi mencapai 27,168 kilogram sabu dan ribuan butir pil psikotropika.
Puluhan Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan
Polisi menaksir nilai ekonomi seluruh barang bukti mencapai Rp 41,7 miliar. Jumlah tersebut mencerminkan besarnya skala jaringan yang berhasil diputus.
Lebih dari itu, pengungkapan ini dinilai berdampak langsung pada keselamatan masyarakat. Sekitar 140.000 jiwa disebut berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Polda Metro Jaya menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan yang lebih luas, termasuk menelusuri asal-usul dan jalur distribusi narkotika tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News