Nikmat Tapi Mematikan? 5 Alasan Kenapa Kol Goreng Jadi 'Musuh Dalam Selimut' Buat Kesehatan!
Bahaya sering makan kol goreng untuk kesehatan-Gemini AI-
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID --- Siapa sih yang bisa nolak sensasi kol goreng pas lagi makan penyetan atau pecel lele? Teksturnya yang renyah, gurih, dan smoky emang bikin nafsu makan naik drastis. Tapi, di balik kenikmatannya yang hakiki, ada kenyataan pahit yang harus lo tau: cara pengolahan ini mengubah kol dari sayuran sehat jadi "bom waktu" buat tubuh!
Kol mentah aslinya adalah superfood rendah kalori yang kaya vitamin. Tapi begitu masuk penggorengan, profil nutrisinya berubah total jadi berisiko. Biar nggak nyesel di kemudian hari, simak nih 5 alasan kenapa lo harus mulai ngerem makan kol goreng!
BACA JUGA:5 Manfaat Tempe untuk Kesehatan Tubuh, Superfood yang Sangat Terjangkau!
1. Munculnya Senyawa Karsinogenik (Akrilamida)
Pas kol digoreng dalam suhu tinggi sampai warnanya kecokelatan, muncul senyawa kimia bernama Akrilamida. Senyawa ini bersifat karsinogenik, alias punya potensi memicu kanker kalau menumpuk di tubuh lo dalam jangka panjang. Jadi, renyahnya kol itu ada harganya, Guys!
2. Spons Minyak yang Bikin Kalori Meledak
Struktur kol yang berlapis-lapis bikin dia punya kemampuan luar biasa buat menyerap minyak. Begitu digoreng, kol berubah fungsi jadi spons yang menampung lemak jenuh dan lemak trans.
Kolesterol Jahat Naik: Lemak trans ini jagonya naikin LDL (Kolesterol jahat) dan nurunin HDL (Kolesterol baik).
Risiko Jantung: Kebiasaan makan lemak trans bisa bikin pembuluh darah lo mampet (aterosklerosis). Nggak mau kan masih muda udah kena masalah jantung?
BACA JUGA:Perlu Tau! Bukan Cuma Enak, Ternyata Matcha Punya Banyak Manfaat Kesehatan!
3. Nutrisi Alami "Rampung" Terbakar Panas
Kol itu sebenernya sumber Vitamin C, K, dan Folat yang oke banget. Sayangnya, vitamin-vitamin ini sensitif banget sama suhu panas. Pas digoreng kering, nutrisi bermanfaat itu rusak dan hilang. Yang tersisa cuma serat yang udah "kenyang" sama minyak jahat. Rugi banget, kan?
BACA JUGA:Bakar Daging Saat Malam Tahun Baru, Ini Tips Batas Aman Supaya Gak Ganggu Kesehatan!
4. Bahaya Minyak Jelantah dan Radikal Bebas
Jujur aja, di tempat makan biasanya kol digoreng pakai minyak yang udah dipake berkali-kali sampai hitam. Minyak yang dipanasin terus-menerus bakal teroksidasi dan ngebentuk radikal bebas. Ini bisa memicu peradangan (inflamasi) di dalem tubuh lo yang jadi akar berbagai penyakit kronis.
BACA JUGA:Dulu Jadi Terapi, Kini Jadi Liburan, Pantai Ternyata Baik untuk Kesehatan Mental
5. Bikin Perut Kembung dan Begah
Secara alami, kol mengandung senyawa yang bisa memicu gas di perut. Nah, proses penggorengan seringkali memperparah efek ini. Jangan heran kalau abis makan kol goreng, perut lo ngerasa kembung, begah, atau nggak nyaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News