CEO Microsoft Sebut Gelombang AI Ancam Pekerjaan Profesional, Industri Mulai Berubah
AI diramal bakal rebut pekerjaan profesional.--Pexels
Alih-alih meringankan pekerjaan, implementasi AI juga berpotensi meningkatkan intensitas kerja. Karyawan dapat menghadapi beban tugas yang lebih besar karena perusahaan berharap efisiensi meningkat. Kondisi ini berisiko memicu kelelahan mental dan penurunan kualitas hasil kerja.
Meski berbagai keraguan masih muncul, para pemimpin perusahaan AI tetap menyuarakan peringatan mengenai dampak teknologi tersebut terhadap lapangan kerja.
CEO Anthropic, Dario Amodei, sebelumnya menyatakan AI berpotensi menghapus setengah pekerjaan kerah putih tingkat pemula. CEO OpenAI Sam Altman juga menyampaikan pandangan serupa, dengan menyebut teknologi AI siap menghapus seluruh kategori pekerjaan tertentu dalam waktu mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News