Billie Eilish Dikecam Usai Pidato Grammy, Hadapi Tuntutan Soal Rumah di Tanah Adat

Billie Eilish Dikecam Usai Pidato Grammy, Hadapi Tuntutan Soal Rumah di Tanah Adat

Billie Eilish.--Foto: Istimewa.

Pernyataan itu memicu seruan agar rumah tersebut diserahkan kepada masyarakat adat atau digunakan untuk menampung imigran, sejalan dengan pesan yang disampaikan Eilish di Grammy.

Seorang juru bicara suku Tongva membenarkan bahwa properti Eilish berada di tanah leluhur mereka. Ia juga menyatakan bahwa hingga kini belum ada komunikasi langsung dari pihak Eilish terkait kepemilikan rumah tersebut. Meski demikian, sikap suku Tongva cenderung lebih moderat.

"Eilish belum menghubungi suku kami secara langsung terkait propertinya, kami menghargai ketika Tokoh Publik memberikan visibilitas pada sejarah sebenarnya dari negara ini."

Pihak suku bahkan mengaku telah lebih dulu menghubungi tim Eilish untuk menyampaikan apresiasi atas pernyataannya. Mereka berharap ke depan wilayah Gabrieleno Tongva dapat disebut secara eksplisit dalam diskursus publik mengenai sejarah dan tanah adat.

BACA JUGA:KPK OTT Oknum Impor Ilegal di Bea Cukai, Bongkar cara Barang Palsu Masuk Bebas ke Indonesia

Bagi sebagian warganet, pidato Eilish mencerminkan jarak antara pesan moral elite Hollywood dan praktik nyata. Jika figur publik mengajak masyarakat untuk berkorban, bersikap terbuka, atau berpegang pada prinsip tertentu, mereka dinilai perlu membuktikannya lewat tindakan, bukan sekadar retorika di panggung penghargaan.

"Sudah saatnya semua elite Hollywood yang munafik ini melakukan apa yang mereka suruh warga Amerika biasa lakukan. Jika mereka bisa mengkhotbahkannya, mereka harus hidup sesuai dengan kata-kata mereka!"

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Eilish terkait polemik tersebut. Tidak ada kejelasan apakah rumah mewah senilai sekitar 3 juta dolar AS atau setara Rp50 miliar itu akan diserahkan kepada masyarakat adat.

Secara hukum, kepemilikan properti tersebut tetap sah. Namun perdebatan publik belum menunjukkan tanda mereda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share