Makin Panas! Ayah Farel Prayoga Adukan Manajer sang Anak ke Polisi

Makin Panas! Ayah Farel Prayoga Adukan Manajer sang Anak ke Polisi

Farel Prayoga-@farelprayoga-Instagram

JAKARTA, PostingNews.id - Ayah Farel Prayoga, Joko Suyoto, mengambil langkah hukum dengan mengadukan manajer putranya, Rais, ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Pengaduan itu muncul di tengah polemik pengelolaan uang yang disebut-sebut mencapai Rp10 miliar.

Kuasa hukum Joko Suyoto, Charisma Adilaga Sugiyanto, mengatakan proses hukum tersebut sudah mulai berjalan. Aduan telah dimasukkan melalui sistem kepolisian dan kini tercatat secara resmi.

“Sudah kita memasukkan aduan secara e-kepolisian,” kata Charisma Adilaga Sugiyanto di Bareskrim Polri pada Rabu, 14 Januari 2026.

Langkah ini ditempuh karena pihak keluarga merasa menjadi sasaran tudingan. Mereka dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab atas habisnya penghasilan Farel Prayoga.

Narasi yang beredar di ruang publik dinilai menyudutkan keluarga. Kesan yang muncul, keluarga hanya tahu membelanjakan uang sang anak yang diperkirakan bernilai miliaran rupiah.

Charisma menyebut kliennya melihat adanya penggiringan opini yang tidak sesuai dengan fakta. Persepsi itulah yang akhirnya mendorong keluarga mengambil jalur hukum.

BACA JUGA:Masih di Bawah Umur, Adegan Ranjang Richelle Skornicki dan Aliando Panen Kecaman

“Dari pihak keluarga merasa dirugikan. Jadi, banyak masyarakat bahwa seolah-olah yang menghabiskan uang Farel Prayoga ini adalah keluarga, padahal kan tidak sepenuhnya benar,” tutur Charisma.

Untuk saat ini, aduan tersebut masih berstatus sebagai aduan masyarakat. Belum meningkat ke tahap laporan polisi. Namun, berkas yang disampaikan telah diterima oleh aparat penegak hukum.

“Sudah masuk aduan. Aduannya sudah masuk. Sudah diterima,” ujar Charisma menegaskan.

Di sisi lain, Joko Suyoto mengaku terpukul dengan berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia merasa dicap sebagai orang tua yang memanfaatkan anak demi keuntungan pribadi.

Sebagai ayah, ia menilai tudingan itu sangat menyakitkan dan merendahkan martabatnya.

BACA JUGA:Cek di Sini! Link Download Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans

“Malu, kan?” ucap Joko singkat.

Joko mengungkapkan bahwa pada awalnya ia memilih untuk tidak bereaksi. Ia berusaha menahan diri dan tidak membalas pernyataan-pernyataan yang beredar. Sikap diam itu diambil setelah Farel sempat menyampaikan pernyataannya ke publik.

Namun, menurut Joko, situasi justru berkembang ke arah sebaliknya. Ia menilai manajer Farel semakin sering tampil di berbagai platform media dan terus menyampaikan versi cerita sendiri.

“Sebetulnya banyak, tentang omongan dia lewat podcast, lewat wawancara. Bahkan saya kan kemarin sempat diam. Setelah Farel itu turun bicara, saya diam. Eh, kok malah si manajernya itu yang nyerocos, bahkan 1 hari bisa 2 kali, 3 kali, kan?” keluh Joko.

Di akhir pernyataannya, Joko mengingatkan usia anaknya yang masih 16 tahun. Ia menilai Farel masih berada pada fase rentan. Ia khawatir sang anak hanya mengikuti arahan orang-orang dewasa di sekitarnya tanpa memahami sepenuhnya konsekuensi dari setiap pernyataan dan keputusan yang diambil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share