Beliau terbukti terbiasa berinteraksi bersama beragam simpul massa sehingga mampu menyatukan bahasa arahan menjadi kerja bersama.
Kombinasi keluwesan diplomasi dan ketegasan prinsip kerja menjadi modal mutlak dalam mengikis potensi friksi kepentingan kelompok internal.
BACA JUGA:Warga NU Ramai-Ramai Protes Sikap PBNU Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian
Gelombang Solidaritas Menguat: Menatap Pengabdian Nyata Jam'iyyah
Dorongan agar Gus Gudfan mengemban amanah administrator utama jam'iyyah kian santer disuarakan berbagai kalangan pesantren maupun aktivis kota.
Para kader senior hingga pegiat muda sepakat organisasi membutuhkan figur terbuka yang sanggup melintasi sekat batasan kelompok, Sob.
Walau penetapan susunan pengurus merupakan hak prerogatif pimpinan terpilih, kepekaan membaca kebutuhan riil organisasi wajib diutamakan bersama.
NU modern memerlukan eksekutor ulung yang cakap merespons perubahan zaman sekaligus setia menjaga marwah nilai tradisi kepesantrenan.
Masa rivalitas telah usai dan saatnya seluruh elemen bergerak serempak demi kebermanfaatan umat dan kejayaan bangsa.
BACA JUGA:Gus Yahya dan Rais Aam Sepakati PBNU Kembali Seperti Semula