Cuma Punya Budget Campaign Rp10 Juta? Begini Strategi UKM Biar Penjualan E-Commerce Naik

Senin 31-08-2026,12:55 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

POSTINGNEWS.ID -- Cuma punya budget campaign Rp10 juta, memang bisa bikin penjualan di e-commerce naik? Jawabannya, bisa banget.

Budget yang terbatas bukan berarti pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) harus berhenti berpromosi. Dengan strategi yang tepat, dana Rp10 juta tetap bisa dimanfaatkan untuk menjangkau calon konsumen sekaligus mendorong terjadinya transaksi.

Yang paling penting bukan seberapa besar uang yang dikeluarkan, melainkan bagaimana setiap rupiah dari budget tersebut digunakan.

Chief Commercial Officer SCGI Agency, Edgar Alexander, membagikan sejumlah strategi yang bisa diterapkan pelaku UKM untuk mengoptimalkan campaign dengan modal terbatas.

Menurut Edgar, ada beberapa pos yang perlu diperhatikan saat menyusun campaign dengan budget Rp10 juta. Berikut pembagiannya:

1. Maksimalkan Produksi Konten

Langkah pertama adalah menyiapkan konten promosi yang menarik. Dari total budget Rp10 juta, pelaku UKM bisa mengalokasikan maksimal Rp2 juta untuk kebutuhan produksi konten.

Konten yang dibuat tidak harus terlihat mewah atau sinematik. Peralatan sederhana seperti smartphone dan laptop yang mampu menjalankan aplikasi editing video maupun gambar sudah cukup untuk memulai.

“Tidak harus sinematik. Gunakan alat yang ada seperti ponsel dan laptop yang support video/image editing,” kata Edgar.

Untuk menghemat biaya, pelaku UKM juga bisa memanfaatkan orang-orang di sekitar sebagai talent. Kompensasinya dapat disesuaikan, misalnya berupa uang transport sekaligus kesempatan untuk menambah portofolio.


Edgar Alexander, Chief Commercial Officer SCGI Agency berbagai tips dan trik cara mengoptimalisasi budget campaign mepet--Istimewa

BACA JUGA:Bukan Cuma Mobil Listrik! Indonesia Bidik Raja BESS dan Energi Terbarukan Lewat IBS 2026

2. Fokus ke Iklan Digital

Selanjutnya, sekitar 40 persen dari budget atau Rp4 juta bisa dialokasikan untuk iklan digital.

Tidak perlu langsung menyasar konsumen dalam wilayah yang terlalu luas. Pelaku UKM bisa mencoba strategi micro advertising dengan target konsumen di tingkat kelurahan atau kecamatan.

Cara ini memungkinkan pesan promosi terasa lebih dekat dengan calon konsumen, baik secara emosional maupun dari sisi budaya dan kebiasaan masyarakat setempat.

Selain itu, manfaatkan juga kombinasi konten organik dan iklan berbayar. Misalnya, buat video secara gratis di TikTok atau Instagram/Facebook Reels.

Kategori :