Jika pemain terbaik dapat dipanggil, Indonesia berpeluang menggunakan turnamen tersebut sebagai ajang pematangan skuad.
Namun, perubahan jumlah peserta Grup A dapat memengaruhi jumlah pertandingan yang harus dimainkan Indonesia.
Karena itu, keputusan FIFA mengenai format baru menjadi sangat penting untuk menentukan agenda Garuda.
BACA JUGA:Ranking Timnas Indonesia Naik ke 118, Erick Thohir Belum Puas Masih Kejar Target Ini..
Apa Keuntungan Indonesia Jika Tidak Ada Pengganti India?
Jika FIFA tidak menunjuk pengganti India, jumlah pertandingan Indonesia di fase grup bisa saja berubah.
Hal tersebut berpotensi membuat beban pertandingan lebih ringan, tetapi sekaligus mengurangi kesempatan menguji skuad.
Dalam kompetisi internasional, jumlah pertandingan menjadi penting untuk mengukur konsistensi dan kedalaman sebuah tim.
Karena itu, berkurangnya satu lawan tidak selalu menjadi keuntungan bagi Indonesia.
Sob, Timnas justru membutuhkan pertandingan kompetitif untuk menguji strategi, kombinasi pemain, dan mental bertanding.
Terlebih, Indonesia berstatus sebagai tuan rumah sehingga ekspektasi publik terhadap performa Garuda cukup tinggi.
Apakah Ada Potensi Lawan Baru untuk Indonesia?
Peluang munculnya lawan baru akan bergantung pada keputusan FIFA mengenai slot yang ditinggalkan India.
Sampai saat ini, belum ada nama negara yang secara resmi diumumkan sebagai pengganti India.
Karena itu, berbagai nama yang beredar di media sosial belum dapat dianggap sebagai keputusan resmi.
FIFA juga perlu mempertimbangkan aspek regulasi, jadwal, kesiapan tim, serta format kompetisi sebelum menunjuk peserta baru.
Jika pengganti ditetapkan, perubahan tersebut kemungkinan akan segera menjadi perhatian utama persiapan Timnas Indonesia.