JAKARTA, PostingNews.id – Langkah politik mantan Presiden Joko Widodo yang belakangan berkeliling ke sejumlah daerah bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai menuai respons dari sejumlah partai politik. Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menilai safari politik tersebut merupakan hak setiap warga negara. Namun, ia mengingatkan agar seluruh pihak tetap menjaga situasi politik tetap kondusif di tengah kondisi global yang sedang bergejolak.
Menurut Puan, siapa pun berhak melakukan kunjungan ke berbagai daerah, termasuk mantan kepala negara. Meski begitu, ia berharap aktivitas politik tidak memicu ketegangan yang tidak perlu.
“Alangkah baiknya jika kita sama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif,” kata Puan di Kompleks DPR, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.
Pernyataan senada juga datang dari Partai Golkar. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan Jokowi memiliki kebebasan menentukan langkah politiknya setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.
“Pak Jokowi adalah orang yang merdeka. Beliau bebas menentukan pilihan politiknya seperti apa. Itu sepenuhnya bergantung kepada beliau dan Partai Solidaritas Indonesia,” ujar Sarmuji di Kompleks DPR, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
BACA JUGA:Lima Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Latihan Fisik Latsarmil Kopdes Merah Putih
Sarmuji juga mengaku tidak khawatir dengan rangkaian safari politik yang dilakukan Jokowi bersama PSI. Menurutnya, perpindahan dukungan pemilih merupakan sesuatu yang lumrah dan masih sangat mungkin terjadi selama tahapan pemilu belum dimulai.
Ia menilai setiap partai memiliki kekuatan masing-masing untuk merebut hati pemilih.
“Perpindahan pemilih bukan hanya ke PSI. Bisa juga ke partai lain, termasuk ke Golkar,” ucapnya.
Safari politik Jokowi dimulai dari Lampung. Pada Jumat, 26 Juni 2026, ia bertolak dari Bandara Adi Soemarmo di Boyolali menuju provinsi tersebut. Lampung menjadi daerah pertama dari tiga wilayah yang masuk dalam agenda kunjungannya bersama relawan dan PSI. Setelah itu, Jokowi dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Nusa Tenggara Timur dan Jawa Barat.
Selama tiga hari berada di Lampung, Jokowi mengaku memenuhi undangan masyarakat. Namun, di hadapan kader PSI, ia juga secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap partai yang kini dipimpin Kaesang Pangarep tersebut.
“Untuk apa saya datang ke Kabupaten Mesuji? Pertama, karena kecintaan saya kepada masyarakat Lampung tidak pernah luntur, tetap sama. Kedua, yang lebih penting, juga untuk PSI,” kata Jokowi saat berpidato di Lampung, Jumat, 26 Juni 2026.
Jokowi mengungkapkan alasan memilih Lampung sebagai daerah pertama dalam safari politiknya. Menurutnya, struktur organisasi PSI di provinsi tersebut hampir rampung hingga tingkat desa, sesuatu yang belum berhasil dicapai di banyak daerah lain.
Ia menyebut struktur kepengurusan PSI di sejumlah wilayah masih berkisar antara 40 hingga 60 persen. Karena itu, Lampung dinilai layak mendapatkan apresiasi.