Anjlok Parah! Peringkat Daya Saing Indonesia Rontok ke Level Terburuk dalam 5 Tahun, Negara Kaya Sumber Daya Tapi Kok Malah Kalah Saing

Kamis 25-06-2026,13:47 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id – Kalau ada lomba lari, Indonesia tahun ini ibarat pelari yang bukannya makin kencang, malah makin ngos-ngosan dan ketinggalan di belakang. International Institute for Management Development (IMD) baru aja ngeluarin laporan World Competitiveness Ranking 2026, dan hasilnya bikin kening berkerut. Indonesia cuma nangkring di peringkat 48 dari 70 negara. Padahal tahun lalu posisinya masih lebih oke, sekarang malah merosot 8 peringkat sekaligus.

Bukan tanpa alasan IMD ngasih nilai segitu. Dalam laporannya, lembaga ini ngebongkar sederet tantangan yang lagi dihadapi Indonesia. “Konfrontasi ekonomi global mengancam keamanan energi nasional, pertumbuhan ekonomi yang cukup stagnan, penyesuaian alokasi anggaran pemerintah, infrastruktur dan kompetensi sumber daya manusia yang tidak memadai, ketersediaan sumber pendanaan yang terbatas,” tulis IMD dalam World Competitiveness Booklet 2026, dikutip Kamis, 25 Juni 2026. Daftar masalahnya aja udah panjang kayak antrean sembako, belum lagi solusinya.

IMD menilai daya saing suatu negara lewat empat kriteria utama, yaitu kinerja ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi bisnis, dan infrastruktur. Untuk kinerja ekonomi, Indonesia masih lumayan, ada di peringkat 24 dengan skor 59,9. Tapi begitu masuk ke efisiensi pemerintah, posisinya melorot ke peringkat 38 dengan skor 55,1. Makin parah lagi soal efisiensi bisnis, Indonesia cuma nangkring di peringkat 50 dengan skor 40,9. Dan yang paling menyedihkan ada di sektor infrastruktur, skornya cuma 31,9, bikin Indonesia terdampar di peringkat 58.

Kalau dilihat dari kawasan, posisi Indonesia juga bikin miris. Di antara negara-negara Asia Pasifik, Indonesia cuma ada di peringkat 14 dari 15 negara, alias posisi kedua paling buncit. Sementara kalau dibandingin sama negara-negara berpenduduk di atas 20 juta jiwa, Indonesia ada di peringkat 21 dari 32 negara.

BACA JUGA:Hasto Singgung Dugaan Duit Rp300 Juta ke BEM UBK, Sebut Gerakan Mahasiswa Kerap Ditunggangi Politik

Yang paling nyesek, peringkat daya saing Indonesia tahun ini ternyata jadi yang paling rendah selama lima tahun ke belakang. Coba tengok perjalanannya, pada 2022 Indonesia ada di peringkat 44, lalu setahun berikutnya malah naik ke peringkat 34. Sempat ada harapan besar waktu 2024, posisi Indonesia melompat tajam ke peringkat 27. Tapi siapa sangka, tren positif itu cuma numpang lewat. Pada 2025 posisi Indonesia turun ke peringkat 40, dan tahun ini makin terjungkal lagi ke peringkat 48. Grafiknya kalau digambar bukan lagi tanjakan, tapi udah kayak perosotan.

Kategori :