Menurutnya, anggaran yang telah disiapkan itu harus segera dibelanjakan untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan mendesak di daerah, bukan sekadar berhenti di meja birokrasi atau menjadi tumpukan dokumen perencanaan.
“Kami melakukan rapat langsung di Banda Aceh bersama para gubernur, bupati, dan wali kota agar anggaran ini benar-benar segera digerakkan dan dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang mendesak di daerah masing-masing,” kata Tito.
Sebelumnya, Tito juga melaporkan progres pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera menunjukkan perkembangan yang relatif positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pembangunan hunian sementara yang telah mencapai 97 persen.
Kemajuan itu juga tercermin dari proses pemulihan di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga penyediaan tempat tinggal sementara bagi masyarakat terdampak bencana.