"Tidak ada kesepakatan, termasuk soal 5x24 jam. Pak Wapres hanya mendengarkan," ujar Nico di Istana Wakil Presiden.
Menurut Nico, Gibran memang aktif menanggapi sejumlah isu yang disampaikan mahasiswa, termasuk kritik terhadap pelaksanaan program MBG. Namun, tanggapan itu tidak berarti pemerintah menyetujui tuntutan yang diajukan.
"Mahasiswa menuntut evaluasi itu pasti akan dievaluasi terus-menerus. Tetapi, ini kan program pemerintah yang sangat dibutuhkan saudara-saudara di wilayah 3T," katanya.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, sekitar 15 mahasiswa memenuhi undangan Gibran untuk berdialog di Istana Wakil Presiden. Mereka memasuki kompleks istana sekitar pukul 17.25 WIB dan meninggalkan lokasi pada pukul 18.30 WIB setelah pertemuan berakhir.