Bos Gizi Pengganti Tersangka Korupsi Bicara Anggaran di Balik Pintu Tertutup

Senin 15-06-2026,12:47 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id – Baru sepekan dilantik Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang langsung menjalani ujian politik pertamanya di Senayan. Namun alih-alih berlangsung terbuka, rapat perdana bersama Komisi IX DPR justru digelar di balik pintu tertutup.

Senin, 15 Juni 2026, Nanik menghadiri rapat kerja dengan Komisi IX DPR. Ini merupakan kemunculan perdananya di hadapan para legislator setelah ditunjuk menggantikan Dadan Hindayana yang tersandung dugaan korupsi dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nanik tiba di ruang rapat dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Di tangannya terlihat setumpuk dokumen yang dibawa untuk pembahasan. Mantan Wakil Kepala BGN itu memilih irit bicara. Ia hanya melempar senyum kepada awak media tanpa memberikan pernyataan apa pun.

Dalam rapat tersebut, Nanik didampingi Wakil Kepala BGN Trenggono.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh menjelaskan agenda utama pertemuan adalah membahas rencana kerja serta kebutuhan anggaran BGN untuk tahun 2027. Namun sebelum pembahasan dimulai, rapat diputuskan berlangsung secara tertutup.

“Seperti rapat-rapat kita kemarin untuk membahas anggaran, rapat ini saya nyatakan tertutup untuk umum,” ujar Nihayatul sambil mengetuk palu sidang.

BACA JUGA:Prabowo Minta Menteri Tebar Kabar Baik, Saat Ekonomi Seret Pemerintah Pilih Pamer Data Optimistis

Keputusan itu diambil setelah meminta persetujuan anggota DPR dan perwakilan BGN yang hadir dalam forum tersebut.

Tak lama setelah membuka rapat, Nihayatul kembali menskors jalannya sidang untuk keperluan sterilisasi ruangan. Berdasarkan daftar kehadiran yang dibacakannya, sebanyak 35 anggota dari total 45 anggota Komisi IX mengikuti rapat kerja bersama BGN.

Pergantian pucuk pimpinan BGN sendiri terjadi di tengah badai dugaan korupsi yang menyeret sejumlah pejabat lembaga tersebut.

Pada Senin, 8 Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.

Tak hanya posisi kepala lembaga yang berubah. Prabowo juga menunjuk Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN menggantikan Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung. Nama terakhir ikut terseret dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis.

BACA JUGA:Prabowo Minta Menteri Tebar Kabar Baik, Saat Ekonomi Seret Pemerintah Pilih Pamer Data Optimistis

Usai pelantikan, Nanik menyatakan terdapat empat agenda prioritas yang akan menjadi fokus pembenahan di tubuh BGN. Langkah tersebut mencakup peningkatan efisiensi anggaran, penataan dapur MBG, penguatan tata kelola program, hingga perluasan layanan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau daerah 3T.

Tugas itu tidak ringan. Sebab, selain dituntut memperbaiki tata kelola program unggulan pemerintah, Nanik juga harus memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga yang belakangan justru lebih sering dikaitkan dengan isu korupsi ketimbang urusan gizi.

Kategori :