Niam sendiri meminta publik melihat kebijakan tersebut dari sisi positif. Menurut dia, Idul Adha justru menjadi momentum yang tepat bagi negara untuk berbagi pangan kepada masyarakat.
“Jadi saya kira secara keagamaan tidak ada isu dan secara teknis ini sesuatu yang justru kontekstual,” kata Guru Besar Ilmu Fikih UIN Jakarta itu.