POSTINGNEWS.ID --- Banyak orang mengira memakai gigi palsu berarti urusan kesehatan mulut jadi lebih mudah. Padahal kenyataannya tidak begitu, sob. Gigi palsu tetap membutuhkan perawatan rutin supaya nyaman dipakai dan tidak memicu masalah baru pada gusi maupun mulut.
Kalau jarang dibersihkan atau dirawat dengan cara yang salah, gigi palsu bisa berubah warna, menimbulkan bau tak sedap, bahkan gampang retak. Kondisi ini tentu bikin tidak nyaman saat makan maupun ngobrol dengan orang lain.
Karena itu, penting banget mengetahui cara merawat gigi palsu yang benar agar tetap awet, bersih, dan nyaman digunakan setiap hari. Berikut tips lengkapnya, postingers.
BACA JUGA:Jangan Anggap Remeh Gigi Ngilu, Bahaya Tersembunyi Ini Bisa Bikin Kamu Ompong!
1. Rendam Gigi Palsu Setiap Malam
Salah satu kebiasaan penting yang sering diabaikan adalah merendam gigi palsu sebelum tidur.
Gigi palsu membutuhkan kelembapan agar bentuknya tetap stabil dan tidak mudah berubah. Jika terlalu lama dibiarkan kering, materialnya bisa mengalami perubahan bentuk sehingga terasa longgar saat dipakai.
Gunakan cairan pembersih khusus gigi palsu untuk membantu membersihkan bakteri dan sisa makanan yang menempel.
Hindari merendam menggunakan air panas karena suhu tinggi dapat merusak struktur bahan gigi palsu secara permanen.
BACA JUGA:Bangun-Bangun Ngiler? Waspada, Tidur Mangap Bisa Bikin Gigi Gampang Keropos, Sob!
2. Pegang dengan Hati-hati Saat Dibersihkan
Gigi tiruan termasuk benda yang cukup rapuh, terutama jika terjatuh di permukaan keras seperti keramik atau lantai kamar mandi.
Karena itu, selalu berhati-hati saat memegang dan mencucinya.
Banyak dokter gigi menyarankan untuk mengalasi wastafel menggunakan handuk atau kain tebal ketika membersihkan gigi palsu. Cara sederhana ini bisa membantu mengurangi risiko pecah jika gigi palsu tidak sengaja terlepas dari tangan.
Terutama saat kondisi tangan basah atau licin, risiko jatuh biasanya lebih tinggi.
3. Jangan Pakai Pasta Gigi Biasa
Masih banyak pengguna gigi palsu yang membersihkannya menggunakan pasta gigi biasa. Padahal, langkah ini kurang disarankan.