POSTINGNEWS.ID --- Di luar dugaan! Senin, 27 April 2026, menjadi hari bersejarah di Istana Kepresidenan, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup yang baru.
Jumhur hadir untuk menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang kini mendapatkan tugas baru sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Penunjukan ini terbilang menarik mengingat latar belakang Jumhur yang sangat kental dengan dunia pergerakan dan buruh.
BACA JUGA:ICW Bongkar Wamen Koleksi Jabatan, Kabinet Prabowo Jadi Mirip Klub Komunitas
Profil Jumhur Hidayat: Dari Kampus Ganesha ke Kursi Menteri
Pria kelahiran Bandung, 18 Februari 1968 ini punya rekam jejak yang cukup panjang di panggung nasional:
Alumni ITB: Menempuh pendidikan di kampus teknik ternama, Institut Teknologi Bandung.
Tokoh Buruh: Menjabat sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) periode 2022-2027.
Eks Kepala BNP2TKI: Pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia pada medio 2007-2014.
BACA JUGA:Prabowo Gelar Rapat Mendadak dengan Kabinet Usai Janji Bayar Utang Whoosh, Apa Isinya?
Aktivis yang Pernah "Mencicipi" Jeruji Besi
Nama Jumhur Hidayat dikenal vokal dalam menyuarakan isu-isu rakyat. Ia sempat menjadi perhatian publik saat tergabung dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dan melakukan penolakan keras terhadap UU Cipta Kerja.
Pergerakannya tersebut bahkan sempat membuatnya berurusan dengan pihak kepolisian dan menjalani masa penahanan. Namun, kini sang aktivis justru dipercaya masuk ke dalam jajaran pemerintahan untuk mengelola isu lingkungan hidup di Indonesia.
BACA JUGA:Rapor Kabinet Prabowo, Ini Menteri yang Dapat Nilai ‘Cumlaude’ Versi Survei IPO
Jejak Politik yang Dinamis
Sikap politik Jumhur dikenal cukup cair dan selalu didasari pada pandangan arah kebijakan nasional:
Era SBY: Terlibat dalam tim pemenangan Susilo Bambang Yudhoyono.
Pilpres 2014: Memberikan dukungan kepada Joko Widodo.
Pilpres 2019 hingga Sekarang: Berbelok mendukung Prabowo Subianto, hingga akhirnya kini resmi menjabat sebagai salah satu menterinya.