Menurutnya, pelayaran semacam itu harus dilakukan secara langsung, terus menerus, dan secepat mungkin tanpa berhenti.
Meski begitu, kemunculan kapal perang di jalur strategis ini tetap menyisakan tanda tanya. Di satu sisi disebut patroli biasa, di sisi lain Amerika Serikat secara terbuka sedang memperluas operasi militernya hingga ke kawasan Indo-Pasifik.