- JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Clara Shinta resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya Muhammad Alexander Assad setelah rumah tangga mereka diterpa masalah.
Keputusan tersebut diambil setelah muncul dugaan perselingkuhan yang melibatkan sang suami melalui video call tidak pantas dengan perempuan lain.
Kasus ini mencuat setelah Clara sendiri membagikan bukti berupa tangkapan layar yang kemudian viral dan mengundang perhatian publik.
BACA JUGA:RUU Pemilu Mandek DPR Malah Santai, Golkar Ingatkan 2029 Bisa Kacau Total
Clara diketahui telah mendaftarkan gugatan cerainya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan sebagai langkah tegas untuk mengakhiri pernikahan yang belum genap satu tahun tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa keputusan ini bukanlah hal yang mudah karena dirinya masih memiliki perasaan cinta terhadap sang suami.
Meski begitu, rasa kecewa yang mendalam membuatnya merasa tidak bisa lagi mempertahankan hubungan yang telah kehilangan kepercayaan.
Langkah hukum ini pun menjadi bentuk upaya Clara untuk mencari kejelasan dan masa depan yang lebih baik bagi dirinya.
BACA JUGA:Rusia Siap Bangun Kilang di RI, Dominasi Baru di Sektor Energi
Dalam pernyataannya, Clara mengaku sangat terpukul karena sebelumnya ia menganggap suaminya sebagai sosok pria yang hampir sempurna di dalam kehidupannya.
Ia merasa tidak menyangka bahwa orang yang selama ini dipercaya justru melakukan tindakan yang menyakiti hati dan merusak keutuhan rumah tangga mereka.
Perasaan hancur itu bahkan diungkapkan dengan sangat emosional, menunjukkan betapa berat situasi yang sedang ia hadapi saat ini.
Kondisi tersebut membuatnya semakin yakin bahwa hubungan yang dijalani sudah tidak bisa diperbaiki seperti sebelumnya.
BACA JUGA:Haji 2026 Tetap On Schedule! Presiden Prabowo Pastikan Keamanan Jemaah Jadi Prioritas Utama
Meski telah mengambil keputusan untuk berpisah, Clara menyebut bahwa komunikasi dengan sang suami masih tetap berlangsung namun hanya melalui perantara kuasa hukum.
Hal ini dilakukan untuk menjaga proses perceraian tetap berjalan dengan baik tanpa harus melibatkan komunikasi pribadi secara langsung.